Di KTT Board of Peace, Presiden Prabowo Tegas Dukung Perdamaian di Palestina

Presiden Prabowo di KTT Board of Peace. Foto: Antara

Di KTT Board of Peace, Presiden Prabowo Tegas Dukung Perdamaian di Palestina

M Sholahadhin Azhar • 20 February 2026 01:46

Jakarta: Presiden RI Prabowo Subianto menegaskan sikap Indonesia dalam mendukung perdamaian di Palestina. Yakni, melalui partisipasi aktif dalam Dewan Perdamaian (Board of Peace/BoP).

Tim Media Presiden di Jakarta, Jumat dini hari, menyebutkan langkah ini merupakan bagian dari upaya diplomasi internasional guna mendorong solusi damai yang berkelanjutan.

"Kami akan mewujudkan impian perdamaian di Palestina, solusi yang berkelanjutan bagi Palestina dan di Gaza," ucap Kepala Negara di Washington DC, Amerika Serikat, dikutip dari Antara, Jumat, 20 Februari 2026.
 


Di hadapan Presiden Amerika Serikat Donald Trump dan delegasi lainnya pada pertemuan perdana BoP, Presiden Prabowo dengan tegas menyampaikan bahwa keputusan Indonesia berpartisipasi dalam BoP mencerminkan konsistensi sikap aktif Indonesia dalam mendukung terciptanya perdamaian dunia serta mewujudkan solusi yang seadil-adilnya bagi rakyat Palestina.

Pada kesempatan itu, Presiden Prabowo Subianto menyebut bahwa dirinya telah mempelajari 20 poin gagasan Presiden Trump dalam BoP dan meyakini bahwa perdamaian di Palestina bisa terwujud.

"Sejak hari pertama, kami mempelajari rencana 20 poin Presiden Trump, kami sepenuhnya setuju dan kami berkomitmen penuh terhadap rencana ini, dan itulah sebabnya kami bergabung dengan Board of Peace," kata Prabowo.


Presiden Prabowo di KTT Board of Peace. Foto: Antara

Meski terdapat berbagai tantangan dalam mewujudkan perdamaian abadi di Palestina, Presiden Prabowo yakin perdamaian Palestina dapat diwujudkan secara bersama-sama.

"Kami berkomitmen terhadap keberhasilannya. Kami memahami akan ada banyak hambatan, akan ada banyak kesulitan, tetapi kami sangat optimistis," kata Prabowo.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)