'(Dis)connected' Angkat Isu Teknologi dan Relasi Modern, Disambut Antusias Penonton

Poster “(Dis)connected”, pertunjukan The Jakarta Players yang menyoroti pengaruh media sosial dan teknologi terhadap hubungan antarmanusia. (Foto: Dok. Jakarta Players)

'(Dis)connected' Angkat Isu Teknologi dan Relasi Modern, Disambut Antusias Penonton

Patrick Pinaria • 20 February 2026 18:37

Jakarta: Komunitas teater berbahasa Inggris The Jakarta Players kembali menyapa publik melalui pertunjukan terbaru bertajuk (Dis)connected yang digelar pada 13-15 Februari di Institut Francais d'Indonesie (IFI) Jakarta.

Pertunjukan ini merupakan kumpulan drama komedi pendek yang ditulis oleh dua anggota The Jakarta Players, Andrew Trigg dan John Packer. Mengangkat tema pengaruh teknologi terhadap kehidupan sehari-hari, (Dis)connected menyoroti berbagai fenomena digital seperti penggunaan media sosial, aplikasi peta, hingga kecerdasan buatan (AI), serta dampaknya terhadap relasi antarmanusia.

Sebagai komunitas teater yang berdiri sejak 1968, The Jakarta Players dikenal konsisten menghadirkan pertunjukan berbahasa Inggris di Indonesia. Dalam produksi kali ini, kolaborasi lintasbudaya menjadi salah satu kekuatan utama. Jajaran pemeran dan kru terdiri dari warga negara Indonesia (WNI) dan warga negara asing (WNA), menghadirkan perpaduan perspektif global dan sentuhan lokal di atas panggung.

Selama empat kali pementasan, (Dis)connected berhasil menarik lebih dari 350 penonton dari beragam kalangan, mulai dari mahasiswa, pelaku dan penikmat seni, hingga masyarakat umum. Sejumlah ekspatriat dari Amerika Serikat, Inggris, Belanda, dan Denmark turut hadir menyaksikan pertunjukan tersebut. Beberapa figur publik dari industri hiburan Indonesia, seperti Marissa Anita dan Muhammad Khan, juga tampak di antara penonton.
 


Respons penonton terhadap pertunjukan ini terbilang positif. Cerita yang dianggap relevan dengan keseharian, balutan komedi yang ringan namun reflektif, serta pesan yang memicu diskusi mengenai pemanfaatan teknologi menjadi daya tarik utama.

Head of Marketing (Dis)connected, Rakaputra Paputungan, menyampaikan apresiasinya atas antusiasme publik.

"Kami sangat gembira dengan respons masyarakat terhadap pertunjukan (Dis)connected. Kami berharap penonton merasa terhibur sekaligus terinspirasi. Melalui pertunjukan ini, kami ingin kembali mengingatkan bahwa teater tetap memiliki ruang sebagai sarana edukasi dan hiburan," ujar Rakaputra.


Poster “(Dis)connected”, pertunjukan The Jakarta Players yang menyoroti pengaruh media sosial dan teknologi terhadap hubungan antarmanusia. (Foto: Dok. Jakarta Players)

Keberhasilan (Dis)connected dinilai menunjukkan bahwa pertunjukan teater, termasuk yang berbahasa Inggris, masih memiliki tempat di tengah dinamika hiburan modern dan dominasi teknologi digital. Informasi mengenai program selanjutnya dari The Jakarta Players dapat diakses melalui akun media sosial resmi mereka, di Instagram dan Facebook @jakartaplayers.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Rosa Anggreati)