Ilustrasi - Pengendara motor saat melewati jalan berkelok alternatif di Kawasan Cijapati. ANTARA/Ilham Nugraha
Minim Penerangan, Jalur Cijapati Kabupaten Bandung Tidak Direkomendasikan untuk Pemudik
Whisnu Mardiansyah • 12 March 2026 20:49
Bandung: Pemerintah Kabupaten Bandung, Jawa Barat, mengimbau masyarakat tidak menggunakan jalur Cijapati sebagai jalur alternatif saat arus mudik Lebaran 2026. Jalur tersebut dinilai kurang aman untuk dilalui kendaraan berdasarkan hasil inspeksi bersama kepolisian.
Kepala Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung Hilman Kadar mengatakan hasil inspeksi menunjukkan jalur Cijapati tidak direkomendasikan sebagai rute alternatif bagi pemudik. Meski demikian, jalur tersebut masih sering digunakan oleh masyarakat yang menuju wilayah Selatan Kabupaten Bandung.
“Hasil inspeksi bersama kepolisian menunjukkan Cijapati tidak direkomendasikan sebagai jalur alternatif, tetapi karena masyarakat tetap menggunakannya, kami berupaya maksimal melalui penerangan dan pengawasan di lapangan,” katanya di Bandung seperti dilansir Antara, Kamis, 12 Maret 2026.
Dishub Kabupaten Bandung tetap melakukan sejumlah langkah antisipasi untuk meningkatkan keselamatan pengguna jalan di jalur Cijapati. Salah satu upaya yang dilakukan adalah meningkatkan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai masih gelap.
"Salah satu antisipasinya dengan meningkatkan penerangan jalan umum (PJU) di sejumlah titik yang dinilai masih gelap," tambahnya.
Hilman menyebut pemasangan PJU dilakukan melalui kerja sama dengan Pemerintah Provinsi Jawa Barat. Selain itu, Dishub Kabupaten Bandung juga akan memperkuat pengawasan di jalur tersebut guna meminimalkan potensi kecelakaan selama periode arus mudik.
Untuk pengamanan arus mudik secara keseluruhan, Dinas Perhubungan Kabupaten Bandung menyiapkan 259 personel yang akan bertugas selama Operasi Pengamanan Angkutan Lebaran 2026 pada 14 hingga 29 Maret. Para petugas tersebut akan ditempatkan di sejumlah pos pengamanan dan titik strategis guna memastikan kelancaran arus lalu lintas selama masa mudik dan balik Lebaran.

Ilustrasi - Pengendara motor saat melewati jalan berkelok alternatif di Kawasan Cijapati. ANTARA/Ilham Nugraha