IHSG Dibuka Turun ke 7.338

Ilustrasi. Foto: Dok MI

IHSG Dibuka Turun ke 7.338

Eko Nordiansyah • 13 March 2026 09:30

Jakarta: Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) pada pagi ini mengalami pelemahan. Pada pembukaan perdagangan hari ini, Jumat, 13 Maret 2026, IHSG berada di posisi 7.338,824.

Mengacu data RTI yang terekam hingga pukul 09.23 WIB, IHSG turun sebanyak 63,270 poin setara 0,86 persen ke level 7.298,847. IHSG berada di level tertinggi 7.350 dan terendah 7.283.

Adapun sebanyak 147 saham emiten menguat pada perdagangan pagi ini. Sementara, 430 saham lainnya melemah dan 128 saham stagnan.

Untuk sementara, total transaksi yang tercatat sebanyak Rp1,942 triliun dengan total saham yang diperdagangkan 5,081 miliar saham. Kapitalisasi pasar mencapai Rp13.027,970 triliun.


 
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

IHSG diproyeksi melemah

Riset harian Korea Investment & Sekuritas Indonesia (KISI) menyebutkan, diperdagangan kemarin, 12 Maret 2026, Indeks saham AS ditutup kompak melemah. Indeks S&P 500 turun 1,52 persen, Nasdaq melemah 1,78 persen, Dow Jones merosot 1,56 persen. 

Penurunan ini dipicu oleh kekhawatiran investor terhadap konflik yang semakin memanas di Teluk Persia, serta ketidakpastian mengenai kapan perang ini akan berakhir. 

Ketegangan geopolitik tersebut mendorong harga minyak mentah (termasuk patokan internasional Brent) naik hingga menyentuh angka USD100 per barel, yang berpotensi meningkatkan biaya energi global. 

Lonjakan harga minyak secara spesifik dipicu oleh pernyataan Pemimpin Tertinggi Iran yang baru, Mojtaba Khamenei, yang menegaskan bahwa Selat Hormuz akan tetap ditutup sebagai bentuk tekanan terhadap negara-negara pesaing. 

Dari domestik, IHSG pada perdagangan kemarin, 12 Maret 2026 melemah 0,37 persen likuiditas cukup kecil dengan transaksi value Rp11,7 triliun yang mana turun dari hari sebelumnya.

“Menyikapi beragam kondisi tersebut, IHSG hari ini diproyeksikan kembali melemah karena ketegangan di timur tengah kembali naik dengan support IHSG di level 7280. Harga Brent Oil menguat pada pagi ini menguat 10 persen,” sebut analis KISI dalam risetnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Eko Nordiansyah)