Peringatan dini kekeringan, dok: Instagram @infobmkg
Waspada Kekeringan! BMKG Ungkap Wilayah Berstatus Awas hingga Siaga
Putri Purnama Sari • 26 August 2026 15:40
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini kekeringan meteorologis untuk sejumlah wilayah Indonesia pada Dasarian III Agustus 2026.
Peringatan tersebut berlaku untuk periode 21-31 Agustus 2026. Berdasarkan informasi BMKG, sejumlah daerah diprediksi mengalami kekeringan meteorologis dengan kategori Waspada, Siaga, hingga Awas.
BMKG menyampaikan informasi tersebut melalui Instagram resminya dalam pemutakhiran peringatan dini kekeringan meteorologis pada 20 Agustus 2026.
Wilayah Berstatus Awas Kekeringan
Dalam informasi yang disampaikan BMKG, sejumlah wilayah diprediksi mengalami kekeringan meteorologis kategori Awas pada Dasarian III Agustus 2026.
Wilayah yang masuk dalam kategori tersebut antara lain Bangka, Belitung, Banten, Jawa Barat, Jawa Tengah, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), Jawa Timur, Bali, Nusa Tenggara, Kalimantan Selatan, Sulawesi Selatan, dan Maluku.
Pada peta peringatan dini BMKG, kategori Awas ditandai dengan warna merah. Secara umum, wilayah yang masuk kategori Awas mencakup sebagian besar Jawa dan Nusa Tenggara, serta sebagian wilayah Kalimantan Selatan dan Maluku.
Wilayah Berstatus Siaga
Selain kategori Awas, BMKG juga memprakirakan sejumlah wilayah mengalami kekeringan meteorologis kategori Siaga.
Wilayah tersebut meliputi beberapa daerah di Sumatra bagian selatan, Jawa bagian barat dan tengah, sebagian Sulawesi bagian utara dan selatan, sebagian besar Kalimantan, sebagian kepulauan Maluku, serta bagian selatan Papua. Kategori Siaga dalam peta BMKG ditandai dengan warna oranye.
Baca Juga :
Papua Pegunungan Diguyur Hujan Es saat Kemarau
Wilayah Berstatus Waspada
Sementara itu, kategori Waspada diprakirakan terjadi di sejumlah wilayah lainnya. Daerah yang masuk kategori ini meliputi beberapa wilayah Kalimantan bagian tengah dan utara, sebagian kecil Sulawesi dan Maluku, serta Papua bagian selatan.
Dalam peta peringatan dini kekeringan meteorologis BMKG, kategori Waspada ditandai dengan warna kuning. Adapun wilayah yang tidak masuk dalam tiga kategori peringatan tersebut ditampilkan dengan warna hijau yang berarti tidak ada peringatan.
BMKG Ingatkan Masyarakat Hemat Air
Ilustrasi Musim Kemarau. Foto: MI/Amirudin.
BMKG menyebut sekitar 80 persen wilayah Indonesia telah memasuki musim kemarau. Kondisi tersebut membuat masyarakat di wilayah yang mengalami musim kemarau perlu meningkatkan kewaspadaan terhadap dampak kekeringan.
BMKG mengimbau masyarakat untuk menghemat air dan menggunakannya secara bijak selama periode kemarau. Selain itu, masyarakat juga diminta tidak melakukan pembakaran lahan maupun sampah.
Aktivitas di luar ruangan pada siang hari juga sebaiknya dikurangi apabila memungkinkan, terutama ketika kondisi cuaca terasa sangat panas. Masyarakat diimbau untuk terus memantau perkembangan informasi cuaca dan iklim melalui kanal resmi BMKG.
Daftar Kategori Peringatan Dini Kekeringan BMKG
Peringatan dini kekeringan meteorologis BMKG untuk Dasarian III Agustus 2026 terbagi menjadi tiga kategori, yaitu:
- Waspada: ditandai warna kuning.
- Siaga: ditandai warna oranye.
- Awas: ditandai warna merah.
Sementara itu, wilayah yang tidak mendapatkan peringatan ditandai dengan warna hijau. Masyarakat di wilayah yang masuk kategori Siaga dan Awas diharapkan lebih memperhatikan ketersediaan air serta mengantisipasi dampak yang mungkin muncul akibat kondisi kering.