Ilustrasi: Pexels
Doa agar Terhindar dari Kemaksiatan, Arab, Latin, dan Artinya
Riza Aslam Khaeron • 2 September 2026 07:00
Jakarta: Setiap manusia tidak terlepas dari kemungkinan melakukan kesalahan dan dosa. Meski demikian, seorang Muslim tetap dituntut untuk berusaha menjauhi perbuatan yang dilarang oleh Allah SWT serta memperbaiki diri sewaktu melakukan kesalahan.
Salah satu bentuk ikhtiar untuk menjauhkan diri dari dosa adalah dengan memahami perbuatan yang termasuk maksiat, menghindari hal-hal yang dapat memicu terjadinya maksiat, serta memohon perlindungan kepada Allah SWT melalui doa.
Secara bahasa, kata maksiat berasal dari bahasa Arab ma'shiyah yang merujuk pada sikap menentang, mendurhakai, melanggar, atau membangkang. Dalam ajaran Islam, maksiat merupakan perbuatan yang melanggar perintah Allah SWT sehingga mendatangkan dosa.
Oleh karena itu, selain mengendalikan diri, umat Islam dianjurkan untuk memohon pertolongan Allah agar diberi kekuatan dalam menjauhi perbuatan tersebut.
Mengutip laman NU Online, berikut adalah doa agar terhindar dari kemaksiatan yang dilengkapi dengan tulisan Arab, Latin, dan artinya.
Doa agar Terhindar dari Kemaksiatan
.jpg)
Allahumma inna nas'alukat taubata wa dawamaha, wa na'udzu bika minal ma'shiyati wa asbabaha, wa dzakkirna bil khaufi minka qabla hujumi khatharatiha, wahmilhu 'alan najati minha wa minat tafakkuri fi tharaiqiha, wamhu min qulubina halawata majtabainahu minha, wastabdilha bil karahati laha wat thama'i li ma huwa bi dhiddiha.
Artinya: “Ya Allah, kepada-Mu kami meminta pertobatan dan kelanggengannya. Kepada-Mu, kami berlindung dari maksiat dan sebab-sebabnya. Ingatkan kami agar takut kepada-Mu sebelum datang bahaya maksiat. Bawakan ketakutan itu untuk menyelamatkan kami dari maksiat dan dari pikiran di jalanan maksiat. Hapuskan kelezatan maksiat yang kami pilih dari hati kami. Gantikan kenikmatan itu dengan rasa tidak suka dan keinginan terhadap lawanan maksiat.”
Doa tersebut dikutip dari buku Perukunan Melayu, sebuah ikhtisar karya Syekh Muhammad Arsyad al-Banjari (halaman 100).
Membaca doa di atas dapat menjadi salah satu ikhtiar spiritual untuk memohon kekuatan agar hati tidak tergiur oleh perbuatan dosa, sekaligus semakin terdorong untuk melakukan kebaikan di kehidupan sehari-hari.