Ilustrasi. Foto: Dok istimewa
Pertumbuhan Kendaraan Listrik Melesat, Industri Ban Ikut Terkerek
Eko Nordiansyah • 12 April 2026 15:18
Jakarta: Pertumbuhan kendaraan listrik di Indonesia menunjukkan tren signifikan, dengan peningkatan penjualan sepanjang 2025 mencapai 141 persen (yoy). Namun, peningkatan ini belum sepenuhnya diikuti pemahaman masyarakat terkait perawatan kendaraan listrik, termasuk dalam pemilihan ban.
Berbeda dengan mobil konvensional (ICE), kendaraan listrik memiliki karakteristik khusus seperti bobot lebih berat akibat baterai serta torsi instan yang lebih besar. Kondisi ini membuat kebutuhan ban pada mobil listrik tidak sepenuhnya sama dengan mobil konvensional.
Sebagian kendaraan listrik yang dipasarkan di Indonesia memang telah dilengkapi ban bawaan yang kompatibel secara ukuran. Namun, tidak semua ban tersebut dirancang khusus untuk mengakomodasi karakteristik kendaraan listrik secara menyeluruh.
“Ketika melakukan pergantian ban, konsumen tentu ingin ban awet untuk jangka panjang. Ban yang dirancang khusus untuk mobil listrik (EV-specialized) telah dikembangkan sesuai dengan karakteristik kendaraannya,” kata National Sales Manager Passenger Car Radial PT Hankook Tire Sales Indonesia (HTSI) Apriyanto Yuwono dalam keterangan tertulisnya, Minggu, 12 April 2026.
.jpg)
(Ilustrasi ban Hankook Tire. Foto: Dok istimewa)
Kesalahan pemilihan ban bisa bikin rugi
Di lapangan, masih ditemukan penggunaan ban mobil konvensional pada kendaraan listrik. Padahal, penggunaan ban yang tidak sesuai berpotensi menurunkan performa kendaraan yang akhirnya dapat meningkatkan konsumsi daya baterai sehingga jarak tempuh menjadi tidak optimal.“Struktur ban ini mampu menahan torsi instan dari akselerasi kendaraan listrik sehingga umur pakainya lebih panjang sesuai standar yang ditetapkan. Selain itu, penggunaan ban khusus mobil listrik dapat memberikan jarak tempuh yang lebih maksimal dan meminimalisir frekuensi penggantian ban,” ujarnya.
Ban yang dirancang khusus untuk kendaraan listrik umumnya memiliki struktur lebih kuat untuk menahan beban dan torsi, serta dirancang untuk meningkatkan efisiensi energi. Selain itu, ban jenis ini juga dilengkapi teknologi peredam suara guna menjaga kenyamanan kabin yang lebih senyap.
“Hankook iON evo AS didesain untuk kebutuhan berkendara yang berbeda, Bagi pemilik mobil listrik berperforma tinggi, kami merekomendasikan iON evo AS memberikan pengalaman berkendara yang jauh lebih nyaman dan jarak tempuh yang lebih panjang,” jelas Apri.
Ia menjelaskan, teknologi khas iON dirancang untuk memenuhi empat kebutuhan utama kendaraan listrik, yakni jarak tempuh jauh, keheningan kabin, cengkeraman kuat, serta memaksimalkan daya baterai. Hal ini tentunya akan memberikan keuntungan bagi memilik kendaraan listrik.
“Tidak hanya soal pemakaian, memperpanjang umur ban sekaligus menjaga performa kendaraan listrik bisa dilakukan dengan kebiasaan sederhana, yaitu rutin memeriksa tekanan angin pada ban, melakukan rotasi ban, dan menghindari akselerasi berlebihan sehingga umur ban yang lebih awet,” ungkapnya.