Sejumlah kapal berlabuh di salah satu dermaga di Sulawesi Utara. ANTARA/Karel A Polakitan
BMKG Peringatkan Gelombang Tinggi hingga 2,5 Meter di Perairan Sulut
Lukman Diah Sari • 29 January 2026 00:16
Manado: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperkirakan tinggi gelombang di perairan Sulawesi Utara dan sekitarnya dapat mencapai hingga 2,5 meter. Kondisi tersebut berpotensi terjadi hingga 31 Januari 2026.
“BMKG mengeluarkan peringatan dini gelombang tinggi hingga 31 Januari 2026,” kata Koordinator Bidang Observasi dan Informasi Stasiun Meteorologi Maritim Bitung Ricky D Aror di Manado, Rabu, 28 Januari 2026, melansir Antara.
Ricky menjelaskan, pada umumnya angin dominan bertiup dari arah barat laut dengan kecepatan rata-rata antara 6 hingga 25 knot. Kecepatan angin tertinggi terpantau terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Sangihe dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
Potensi tersebut terutama terjadi di wilayah Kabupaten Kepulauan Talaud dan Kabupaten Kepulauan Sangihe. BMKG juga memprakirakan tinggi gelombang kategori sedang, yakni antara 1,25 hingga 2,5 meter, berpeluang terjadi di perairan selatan Sulawesi Utara dan perairan Kabupaten Minahasa Utara.

Sejumlah kapal berlabuh di salah satu dermaga di Sulawesi Utara. ANTARA/Karel A Polakitan
Kondisi tinggi gelombang serupa juga diperkirakan terjadi di perairan Kabupaten Kepulauan Sitaro, Kabupaten Kepulauan Sangihe, dan Kabupaten Kepulauan Talaud.
BMKG mengimbau masyarakat, khususnya nelayan dan pengguna jasa pelayaran, agar meningkatkan kewaspadaan terhadap potensi gelombang tinggi dan memperhatikan kecepatan angin demi keselamatan pelayaran.
Ia berharap warga berhati-hati serta memperhatikan tinggi gelombang dan kecepatan angin untuk keselamatan pelayaran, terutama di wilayah perairan yang ketinggian gelombang dapat mencapai 2,5 meter.