Kepala Badan Komunikasi Pemerintah RI M Qodari (kiri) dalam jumpa pers di Gedung Bakom RI, Jakarta, Rabu (17/6/2026). ANTARA/Genta Tenri Mawangi
Kunjungan Wisman ke Indonesia Naik 8,24% di Tengah Dinamika Global
Achmad Zulfikar Fazli • 17 June 2026 13:32
Jakarta: Kunjungan wisatawan mancanegara (wisman) ke Indonesia pada Januari-April 2026 meningkat 8,24 persen dibandingkan periode yang sama pada 2025 sebanyak 4,33 juta kunjungan. Pada periode tahun ini, jumlah wisman yang berkunjung ke Indonesia mencapai 4,68 juta kunjungan di tengah dinamika geopolitik dan ketidakpastian perekonomian dunia.
"Pertumbuhan ini tetap terjaga di tengah dinamika geopolitik global dan ketidakpastian ekonomi dunia, didukung oleh strategi pemasaran yang adaptif," ujar Kepala Bakom RI Qodari dalam konferensi pers di Auditorium Kantor Bakom RI di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 17 Juni 2026.
Qodari menyampaikan kualitas kunjungan wisman juga naik dengan 5,36 persen pengeluaran rata-rata wisatawan asing menjadi USD1.345,61 ((sekitar Rp22,68 juta) per kunjungan. Devisa dari sektor pariwisata bertumbuh 6,30 persen atau setara Rp68,28 triliun dibandingkan periode yang sama tahun lalu.
"Secara keseluruhan pada triwulan satu 2026, kontribusi sektor pariwisata terhadap PDB atau produk domestik bruto diperkirakan berada pada kisaran 4,01 hingga 5,00 persen atau setara dengan Rp248 triliun hingga Rp309 triliun," jelas Qodari.

Ilustrasi wisman. Foto- dok MI
Baca Juga:
Wisatawan Singapura-Malaysia Serbu Batam di Tengah Pelemahan Rupiah |
Dia mengatakan pemerintah terus melakukan sejumlah upaya untuk terus meningkatkan kinerja sektor wisata, termasuk mengembangkan desa wisata dan berbagai acara pariwisata. Saat ini, lebih dari 6.200 desa wisata tersebar di seluruh Indonesia.
Qodari mengatakan peningkatan kualitas terus dikejar Kementerian Pariwisata, termasuk bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Produk Halal (BPJPH) serta pendampingan dengan mitra strategis.
Pemerintah menargetkan diadakan 125 event di 30 provinsi sepanjang 2026. Dia mengungkapkan bahwa sudah terealisasi 38 event dengan capaian 1,19 juta pengunjung dan perputaran ekonomi mencapai Rp85 miliar.