Polda Metro Tegaskan Tim Pemburu Begal Hormati HAM dalam Penindakan

Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya Kombes Iman Imanuddin. Foto: Metro TV/Alvi.

Polda Metro Tegaskan Tim Pemburu Begal Hormati HAM dalam Penindakan

Anggi Tondi Martaon • 22 May 2026 11:23

Jakarta: Direktur Reserse Kriminal Umum Polda Metro Jaya, Kombes Iman Imanuddin, menegaskan setiap tindakan anggota Tim Pemburu Begal berpedoman pada seluruh ketentuan. Hal itu disampaikan merespons kekhawatiran potensi tindakan represif aparat yang menggunakan senjata api di sejumlah wilayah penangkapan pelaku begal di sekitar DKI Jakarta.

"Baik itu peraturan Kapolri, kemudian KUHAP, KUHP, yang semuanya melekat. Hal ini tentunya adalah dalam rangka menjamin setiap upaya dan tindakan penegakan hukum yang dilakukan oleh kami sebagai aparat penegak hukum, adalah tindakan yang menghormati hak asasi manusia," kata Iman dikutip dari Antara, Jumat, 22 Mei 2026.

Iman mengatakan, penembakan terhadap pelaku begal juga dilakukan hanya dalam situasi yang membahayakan keselamatan masyarakat maupun petugas. Tindakan tegas dan terukur itu dilakukan terhadap tersangka yang menggunakan senjata api.

"Hal ini diperhitungkan berdasarkan risiko keselamatan warga masyarakat yang berada di sekitar tempat penindakan atau penangkapan dan keselamatan petugas-petugas kami. Tentunya, itu menjadi salah satu pertimbangan kenapa kami melakukan upaya tersebut," ungkp Iman.

Sebelumnya, Tim Pemburu Begal menangkap empat pelaku tindakan pencurian dengan kekerasan atau begal yang terjadi di wilayah DKI Jakarta dan sekitar. Para pelaku yang diamankan sempat viral di media sosial.

Petugas menangkap pelaku yang beraksi di Duren Sawit dan Rawamangun, Jakarta Timur (Jaktim). Kemudian, Kebon Jeruk, Jakarta Barat; serta di wilayah Bekasi.

Ilustrasi penangkapan. Foto: Medcom.id.

"Lalu kemudian, kami melakukan pengejaran terhadap terduga pelaku," ungkap Iman.

Iman menjelaskan, dua pelaku begal mengeluarkan senjata api. Sehingga Tim Pemburu Begal melakukan tindakan terukur dan tegas.

"Karena sebelumnya pelaku juga pernah melukai korbannya dengan menggunakan senjata api tersebut, sehingga korban mengalami luka tembak di kaki dan menjalani perawatan di rumah sakit," ujar Iman.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)