Diguyur Hujan Deras, Karhutla di Indragiri Hulu dan Siak Padam

Pemadaman karhutla di Provinsi Riau. MI

Diguyur Hujan Deras, Karhutla di Indragiri Hulu dan Siak Padam

Rudi Kurniawansyah • 12 September 2026 15:32

Siak: Hujan yang mengguyur sebagian besar wilayah Riau membantu penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Guyuran hujan turut memadamkan api di sejumlah titik.

Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah dan Pemadam Kebakaran (BPBDPK) Riau, M Edy Afrizal, sejumlah titik kebakaran besar di Kabupaten Indragiri Hulu (Inhu) dan Siak kini telah padam.

“Hujan cukup merata terjadi di Riau. Beberapa lokasi Karhutla yang sebelumnya cukup besar seperti di Inhu dan Siak dilaporkan apinya sudah padam karena diguyur hujan cukup deras,” kata Edy pada Sabtu, 12 September 2026.


Meski api di permukaan sudah padam, BPBDPK Riau tetap menyiagakan personel di lokasi. Tim masih melakukan pemantauan karena lahan yang terbakar merupakan area gambut.

Petugas mewaspadai bara api yang masih tersimpan di bawah permukaan tanah atau ground fire. Bara tersebut dapat memicu kebakaran kembali saat tertiup angin atau cuaca kembali panas.

“Tim tetap standby di lokasi bekas terbakar dan melakukan pendinginan (cooling down). Ini sebagai upaya antisipasi ketika api kembali muncul sehingga bisa segera dipadamkan,” jelasnya.

Di tengah kabar padamnya api di Inhu dan Siak, titik api baru muncul di Kecamatan Bantan, Kabupaten Bengkalis. Lokasinya tidak jauh dari area yang sebelumnya berhasil dipadamkan.

“Ada muncul titik api baru di Bengkalis. Lokasinya berada di dekat yang sebelumnya terbakar. Saat ini masih dilakukan pemadaman oleh tim gabungan,” tambah Edy.


Operasi pemadaman darat oleh Manggala Agni di Pasir Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir , Provinsi Riau ANTARA/HO-Manggala Agni


Penanganan kebakaran di Bengkalis diperkuat dengan pengerahan tim darat dan dua helikopter water bombing. Helikopter dikerahkan untuk memadamkan api dari udara.

Pemerintah juga memaksimalkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) untuk memicu hujan di wilayah Bengkalis. Langkah ini dilakukan karena terdapat potensi awan hujan yang dapat membantu pemadaman secara alami.

“Dua helikopter sudah diturunkan untuk membantu pemadaman api di Bengkalis. Termasuk OMC juga kami laksanakan karena terdapat potensi awan hujan,” ungkapnya.

(Silvana Febiari)