Personel Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri bersiap membantu penanganan pencarian KM Virgo Transport 8 yang mengalami kecelakaan di Laut Jawa, Minggu (13/9/2026). ANTARA/HO-Divisi Humas Polri
Kecelakaan KM Virgo Transport 8, Polri Kerahkan 3 Kapal Polairud dan Tim DVI
Lukman Diah Sari • 13 September 2026 17:53
Jakarta: Polri mengerahkan tiga kapal polisi hingga tim Disaster Victim Identification (DVI) untuk mendukung operasi pencarian dan penanganan korban kecelakaan KM Virgo Transport 8 di Laut Jawa. Prioritas utama saat ini adalah pencarian, penyelamatan, dan evakuasi seluruh penumpang maupun awak kapal.
"Polri bersama Basarnas, TNI AL, KSOP, pemerintah daerah, dan seluruh unsur terkait terus bergerak secara terpadu untuk mempercepat proses pencarian di lokasi," kata Kepala Biro Penerangan Masyarakat Divisi Humas Polri Brigjen Pol. Trunoyudo Wisnu Andiko dalam keterangannya di Jakarta, Minggu, 13 September 2026, melansir Antara.
Trunoyudo mengatakan Korps Kepolisian Air dan Udara (Korpolairud) Baharkam Polri telah memberangkatkan tiga kapal polisi (KP) terdekat menuju lokasi kejadian.
"Kekuatan SAR terus diperkuat. Tidak hanya tiga kapal polisi, tetapi juga terdapat kapal-kapal dari unsur lainnya, dukungan dua unit helikopter, personel Basarnas, KSOP, TNI AL, Polairud, serta tim pendukung lainnya," jelas dia.
Polda Jawa Timur turut memberikan dukungan mengingat KM Virgo Transport 8 berangkat dari Surabaya. Direktorat Polairud Polda Jawa Timur menyiapkan tim khusus untuk mendukung operasi SAR serta berkoordinasi dengan Basarnas dan instansi terkait.
Polres Pelabuhan Tanjung Perak juga mendirikan Posko Pelayanan dan Pengaduan di Pelabuhan Penumpang Gapura Surya Nusantara, Tanjung Perak. Posko tersebut berkoordinasi dengan Polres Pelabuhan Banjarmasin dan BPBD Banjarmasin terkait perkembangan penanganan dan evakuasi korban.
"Polri juga membuka layanan informasi dan pengaduan melalui Call Center 110 serta layanan Polres Pelabuhan Tanjung Perak di nomor 081918600000," ujar Trunoyudo

Bunga, salah satu anggota rombongan keluarga yang sempat pinsan di Posko Terminal Penumpang Pelabuhan Trisakti Banjarmasin, Minggu (13/9/2026). ANTARA/Firman
Selain mendukung operasi pencarian dan evakuasi, Polri menyiapkan tim DVI untuk proses identifikasi korban. Sebanyak enam posko DVI telah didirikan di wilayah Jawa Timur dan Kalimantan Selatan.
"Polri juga menyiapkan seluruh dukungan yang diperlukan, termasuk DVI, kesehatan, posko pelayanan, dan jalur komunikasi bagi keluarga. Semua dilakukan untuk memastikan penanganan korban berjalan secara profesional, akurat, dan manusiawi," jelas dia.
Trunoyudo memastikan seluruh unsur Polri akan mengoptimalkan kemampuan masing-masing untuk mendukung proses evakuasi. Dia mengimbau masyarakat dan keluarga penumpang untuk tetap tenang serta memperoleh informasi melalui kanal resmi.
"Upaya pencarian akan terus dilakukan secara maksimal hingga seluruh korban yang masih dalam pencarian dapat ditemukan dan dievakuasi," ungkap dia.