LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Ini Aturan Baru yang Wajib Diketahui Pendaftar

Beasiswa LPDP, dok: lpdp

LPDP 2026 Tahap 2 Resmi Dibuka, Ini Aturan Baru yang Wajib Diketahui Pendaftar

Putri Purnama Sari • 1 July 2026 17:23

Jakarta: Lembaga Pengelola Dana Pendidikan (LPDP) resmi membuka pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Pada periode kali ini, terdapat sejumlah perubahan aturan yang perlu diperhatikan oleh calon pendaftar, terutama terkait persyaratan sertifikat kemampuan bahasa Inggris dan daftar perguruan tinggi tujuan.

Direktur Beasiswa LPDP, Dwi Larso, menyampaikan bahwa perubahan kebijakan tersebut bertujuan memberikan kemudahan sekaligus memperluas kesempatan bagi masyarakat yang ingin melanjutkan pendidikan melalui program beasiswa LPDP.

Salah satu perubahan yang paling mencuri perhatian adalah pendaftar tujuan luar negeri yang telah mengantongi Letter of Acceptance (LoA) Unconditional tidak lagi diwajibkan melampirkan sertifikat kemampuan bahasa Inggris.

"Kami merasa secara umum, kalua anak sudah mendapatkan LoA terutama di luar negeri, tentunya mereka sudah melewati saringan bahasa," kata Dwi Larso, yang dikutip Rabu, 1 Juli 2026.

Lantas, apa saja aturan baru dalam Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2? Berikut rangkumannya.

Aturan Baru Beasiswa LPDP Tahap II 2026

1. Pendaftar dengan LoA Unconditional Tidak Wajib Sertifikat Bahasa Inggris

Pada seleksi LPDP 2026 Tahap 2, calon penerima beasiswa yang telah memperoleh LoA Unconditional dari perguruan tinggi tujuan, khususnya untuk studi di luar negeri, tidak lagi diwajibkan menyertakan sertifikat kemampuan bahasa Inggris sebagai syarat pendaftaran.

Kebijakan ini berlaku untuk sejumlah kategori beasiswa sesuai ketentuan LPDP.

2. Pilihan Sertifikat Bahasa Inggris Semakin Beragam

Bagi peserta yang belum memiliki LoA Unconditional, LPDP memberikan beberapa alternatif sertifikat kemampuan bahasa Inggris yang dapat digunakan.

Untuk pendaftar tujuan luar negeri, kini tersedia tambahan opsi sertifikat Duolingo English Test sebagai salah satu dokumen yang dapat dilampirkan.

Sementara itu, bagi pendaftar tujuan dalam negeri, LPDP menambahkan pilihan sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri. Khusus kelompok nonafirmasi, hasil TOEP (Test of English Proficiency) juga dapat digunakan sebagai salah satu persyaratan.

3. Ketentuan Khusus bagi Pendaftar Afirmasi

LPDP tetap memberikan afirmasi bagi kelompok tertentu. Untuk peserta afirmasi yang mendaftar ke perguruan tinggi dalam negeri, sertifikat kemampuan bahasa Inggris tetap tidak menjadi persyaratan.

Sementara bagi peserta afirmasi yang memilih perguruan tinggi luar negeri, kewajiban melampirkan sertifikat bahasa Inggris juga dikecualikan apabila telah memiliki LoA Unconditional.

Adapun bagi peserta afirmasi Putra-Putri Papua, LPDP masih memberikan pengecualian berupa tidak adanya persyaratan IPK minimum maupun sertifikat kemampuan bahasa Inggris, baik untuk tujuan studi di dalam maupun luar negeri. 4. Aturan Baru untuk Beasiswa Doctor by Research

Perubahan serupa juga berlaku bagi pendaftar Beasiswa Talenta Riset dan Inovasi Nasional jalur Doctor by Research.

Peserta yang telah memperoleh LoA Unconditional tidak diwajibkan menyerahkan sertifikat bahasa Inggris. Sedangkan bagi yang belum memiliki LoA, kini tersedia tambahan pilihan sertifikat bahasa Inggris yang diterbitkan oleh pusat bahasa perguruan tinggi dalam negeri.

Selain itu, LPDP juga melakukan penyesuaian skor minimal kemampuan bahasa Inggris yang lebih rendah dibandingkan pada seleksi Tahap 1.

5. Daftar Universitas Tujuan Bertambah

Selain perubahan persyaratan, LPDP juga memperluas daftar perguruan tinggi tujuan.

Jumlah universitas unggulan meningkat dari sebelumnya 17 universitas menjadi 31 universitas. Rinciannya, sebanyak 17 universitas terbuka untuk seluruh program studi, sedangkan 14 universitas tambahan diperuntukkan bagi program studi STEM (Science, Technology, Engineering, and Mathematics).

LPDP juga memperbarui daftar perguruan tinggi tujuan untuk sejumlah program beasiswa, di antaranya:
  • Beasiswa STEM Industri Strategis.
  • Beasiswa SHARE (Social, Humanities, Arts for People, Religious Studies, Economics).
  • Program double degree dan joint degree.
  • Beasiswa Keolahragaan.
Pendaftaran Beasiswa LPDP 2026 Tahap 2 berlangsung mulai 30 Juni hingga 31 Juli 2026. Calon peserta diimbau untuk mempelajari seluruh persyaratan terbaru sebelum mengajukan pendaftaran agar proses seleksi dapat berjalan dengan lancar.

(Putri Purnama Sari)