Operasional KA Tambahan Nataru Diperpanjang Hingga 31 Januari

Penumpang kereta api saat berada di Stasiun Cirebon. Dokumentasi/Istimewa

Operasional KA Tambahan Nataru Diperpanjang Hingga 31 Januari

Ahmad Rofahan • 6 January 2026 21:24

Cirebon: PT Kereta Api Indonesia (Persero) masih mengoperasikan sejumlah Kereta Api (KA) Tambahan Angkutan Natal dan Tahun Baru (Nataru) hingga 31 Januari 2026. Langkah ini dilakukan untuk mengakomodasi kebutuhan mobilitas masyarakat yang masih cukup tinggi pasca-libur akhir tahun.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, menjelaskan bahwa perpanjangan operasional KA tambahan dilakukan setelah evaluasi menyeluruh. Evaluasi tersebut mencakup tren pergerakan penumpang dan tingkat keterisian tempat duduk selama masa angkutan Nataru.

“KAI secara konsisten melakukan evaluasi harian terhadap okupansi dan pola perjalanan pelanggan. Dari hasil pemantauan tersebut, kami melihat bahwa minat masyarakat untuk menggunakan kereta api masih tinggi, sehingga layanan KA tambahan masih sangat dibutuhkan,” ujar Muhibbuddin, Selasa 6 Januari 2026.
 


Ia menegaskan, KAI berkomitmen untuk memastikan layanan transportasi kereta api tetap berjalan optimal. Khususnya pada rute-rute favorit yang memiliki volume penumpang tinggi.

“Pengoperasian KA tambahan ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Kami ingin memastikan masyarakat dapat melakukan perjalanan dengan aman, nyaman, dan lancar, meskipun periode libur utama telah berakhir,” katanya.

Menurut Muhibbuddin, KA tambahan yang masih beroperasi tersebar di berbagai relasi strategis di Pulau Jawa. KA tersebut melayani perjalanan dari dan menuju stasiun-stasiun besar seperti Gambir, Surabaya, Yogyakarta, Bandung, Semarang, hingga Cirebon.

“Relasi-relasi tersebut merupakan jalur dengan permintaan tinggi. Dengan menambah pilihan jadwal perjalanan, kami berharap dapat mengurai kepadatan serta memberikan fleksibilitas waktu bagi pelanggan,” jelasnya.

Beberapa KA tambahan yang dioperasikan antara lain KA 29F Argo Anjasmoro relasi Semarang Tawang Bank Jateng–Gambir dan KA 30F Argo Anjasmoro relasi Gambir–Semarang Tawang yang berjalan mulai 5 hingga 31 Januari 2026. Selain itu, KA Purwojaya Fakultatif juga tetap melayani relasi Gambir–Kutoarjo dan Kutoarjo–Gambir pada periode yang sama.

Untuk rute Solo–Jakarta, KAI mengoperasikan PLB 7005 dan PLB 7006 Batavia yang melayani relasi Solo Balapan–Gambir dan Gambir–Solo Balapan. Sementara itu, KA Cirebon Fakultatif relasi Cirebon–Gambir dan Gambir–Cirebon dijalankan secara selektif pada beberapa tanggal tertentu di bulan Januari.

“Khusus KA Cirebon Fakultatif, pengoperasiannya kami sesuaikan dengan kebutuhan dan tingkat permintaan penumpang pada tanggal-tanggal tertentu,” ungkap Muhibbuddin.


Ilustrasi kereta api. Dokumentasi/KAI


Selain itu, KAI juga mengoperasikan KA Gajayana Tambahan relasi Malang–Gambir serta KA Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasar Turi–Gambir. KA tambahan relasi Yogyakarta–Gambir dan Gambir–Yogyakarta juga masih berjalan hingga akhir Januari.

Muhibbuddin mengimbau masyarakat untuk merencanakan perjalanan sejak dini. Ia juga meminta calon penumpang memanfaatkan kanal resmi penjualan tiket.

“Kami mengajak masyarakat untuk segera melakukan pemesanan tiket melalui aplikasi Access by KAI, website kai.id, maupun kanal resmi lainnya agar dapat memilih jadwal perjalanan yang sesuai,” ujarnya.

Dengan pengoperasian KA tambahan ini, KAI berharap dapat mendukung kelancaran mobilitas masyarakat. Langkah tersebut juga diharapkan mampu menjaga kepercayaan pelanggan terhadap layanan kereta api nasional.

“KAI akan terus berupaya menghadirkan layanan transportasi yang andal dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat,” pungkas Muhibbuddin.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)