Bulog Pastikan Ketersediaan Pangan di Daerah Bencana Aman Jelang Ramadan

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani. Foto: Metrotvnews.com/Zaenal Arifin.

Bulog Pastikan Ketersediaan Pangan di Daerah Bencana Aman Jelang Ramadan

Zaenal Arifin • 9 January 2026 21:24

Jakarta: Perum Bulog memastikan ketersediaan pangan di wilayah terdampak bencana tetap aman menjelang Ramadan 2026. Terlebih menjelang bulan Ramadan, khususnya di Aceh.

Direktur Utama (Dirut) Perum Bulog Ahmad Rizal Ramdhani, mengatakan Bulog memiliki 15 gudang di setiap kabupaten di Aceh. Dia juga memastikan stok pangan di sana juga cukup banyak.

"Jadi masyarakat yang ada di Aceh, khususnya yang terdampak bencana tidak perlu bimbang dan ragu. Apalagi ini mau menghadapi Ramadan," kata Ahmad Rizal di Graha BNPB, Jakarta Timur, Jumat, 9 Januari 2026.

Ia menyampaikan, Bulog siap mendukung penuh kebutuhan logistik di daerah bencana. Seperti beras, gula dan minyak goreng.

"Jadi stok beras Bulog cukup banyak, minyak juga banyak dan insya Allah gula juga banyak. Jadi kami yakinkan Bulog akan mendukung sepenuhnya untuk kebutuhan-kebutuhan logistik yang ada di daerah bencana, khususnya di Aceh," ungkap Ahmad Rizal.

Rizal memaparkan, total cadangan beras pemerintah (CBP) di Aceh mencapai 64.889 ton, didukung stok minyak goreng sebesar 307.220 kiloliter.

"Dari jumlah tersebut, cadangan beras bencana alam yang telah disalurkan kepada masyarakat terdampak mencapai 12.561 ton, ditambah cadangan beras daerah sebanyak 154 ton," sebut Ahmad Rizal.

Lebih lanjut, Ahmad Rizal mengungkapkan, pihaknya juga telah menyalurkan 5.000 ton beras tambahan atas permintaan Gubernur Aceh, Muzakir Manag. Semua beras tersebut telah didistribusikan ke seluruh kabupaten dan kota.

Selain itu, bantuan pangan beras sesuai instruksi Presiden Prabowo Subianto yang disalurkan ke Aceh mencapai 8.922 ton. Bulog juga menyalurkan bantuan minyak goreng sebanyak 1.784 kiloliter.

"Penyaluran awal diprioritaskan ke wilayah yang sempat terisolir, seperti Bener Meriah dan Takengon, kemudian dilanjutkan ke Aceh Tamiang dan daerah terdampak lainnya," ujar Ahmad Rizal.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)