Pramono Pastikan Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Tak Dipangkas

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung. Foto: Metro TV/Nattasya Amani.

Pramono Pastikan Anggaran Penanganan Banjir Jakarta Tak Dipangkas

Gabriella Thesa Widiari • 29 October 2026 13:37

Jakarta: Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta memastikan kecukupan anggaran penanganan banjir yang dikelola Dinas Sumber Daya Air (SDA) DKI. Kepastian ini disampaikan di tengah penyesuaian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD).

“Pokoknya anggaran untuk SDA enggak dipotong lah,” kata Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dilansir dari Antara, Kamis, 29 Oktober 2026.

Ia mengatakan Pemprov DKI saat ini fokus membenahi sejumlah sungai untuk mengantisipasi potensi banjir menjelang musim hujan. Pembenahan mencakup pengerjaan normalisasi di Kali Ciliwung, Kali Krukut, Kali Cakung Lama, Kali Mampang, hingga Kali Angke.

“Ia pun berharap berbagai upaya tersebut dapat mengurangi dampak banjir yang selama ini terjadi di sejumlah kawasan Ibu Kota,” ujar Pramono.

Upaya pengendalian banjir tersebut juga diperkuat melalui pengerukan saluran air dan optimalisasi fungsi embung di wilayah Jakarta. Seluruh program teknis ini tetap dipertahankan meski kapasitas belanja daerah mengalami penurunan.


Ilustrasi banjir Jakarta. Foto: Antara. 

Diketahui, APBD DKI Jakarta 2026 ditetapkan sebesar Rp81,32 triliun. Angka ini turun Rp10,54 triliun dibandingkan APBD DKI Jakarta 2025 yang mencapai Rp91,86 triliun.

Penurunan tersebut terutama disebabkan oleh berkurangnya pendapatan dari Transfer ke Daerah (TKD), dari Rp26,14 triliun pada 2025 menjadi Rp11,16 triliun pada 2026. Penurunan terbesar terjadi pada Dana Bagi Hasil (DBH) pajak yang berkurang Rp14,79 triliun.

Penetapan APBD DKI Jakarta 2026 ditandai dengan disahkannya Peraturan Daerah (Perda) Nomor 4 Tahun 2025 tentang Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun Anggaran 2026. Perda tersebut diundangkan pada 23 Desember 2025.

(Gabriella Thesa Widiari)