Polda Metro Jaya menggelar panen raya komoditas perikanan sebanyak 10 ton di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin (28/9/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya
Polda Metro Panen 10 Ton Ikan di Bekasi Dukung Pasokan SPPG
Siti Yona Hukmana • 28 September 2026 10:24
Jakarta: Polda Metro Jaya menggelar panen raya komoditas perikanan sebanyak 10 ton di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin, 28 September 2026. Panen raya ini diperuntukkan mendukung rantai pasok bahan baku Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG).
"Total hasil panen perikanan itu terdiri atas 5.000 kilogram (kg) ikan nila dan mujair, 3.000 kg ikan lele, 1.000 kg udang vaname, serta 1.000 kg udang pancet," kata Kapolda Metro Jaya Komjen Pol. Asep Edi Suheri dalam keterangan tertulis di Jakarta, dilansir Antara, Senin, 28 September 2026.
Seluruh hasil panen diproyeksikan menjadi bahan pangan untuk memenuhi kebutuhan SPPG Polda Metro Jaya. Menurut Asep, pengembangan budi daya perikanan dan peternakan tersebut diarahkan untuk membangun ketersediaan pangan yang berkelanjutan dengan memanfaatkan potensi di wilayah setempat.
"Panen raya ini bukan sekadar melihat hasil budi daya, tetapi bagaimana kita membangun ekosistem pangan yang berkelanjutan. Hasil dari sektor perikanan dan peternakan ini kita arahkan untuk mendukung rantai pasok bahan baku SPPG Polda Metro Jaya," kata jenderal polisi bintang tiga itu.

Kapolda Metro Jaya, Komjen Pol. Asep Edi Suheri bersama Wakapolda Metro Jaya, Irjen Pol Dekananto Eko Purwono saat menggelar panen raya komoditas perikanan sebanyak 10 ton di kawasan Muara Gembong, Kabupaten Bekasi, Senin (28/9/2026). ANTARA/HO-Humas Polda Metro Jaya.
Menurut Asep, keberlanjutan merupakan bagian penting dan krusial dalam pengelolaan program ketahanan pangan tersebut, yang dimulai dari proses budi daya, panen, hingga pemanfaatan hasilnya. Harapannya, ekosistem ini terus berjalan dan berkembang.
"Sehingga ketersediaan bahan baku dapat terjaga sekaligus memberikan manfaat ekonomi yang lebih luas bagi masyarakat di sekitar lokasi budi daya," ungkap mantan Wakabareskrim Polri itu.