Ilustrasi kabel di Jakarta. Foto: MI/Ramdani.
Pramono Targetkan Jakarta Bebas Kabel Semrawut dalam 5 Tahun
Nattasya Amani Vrazeti • 29 September 2026 22:44
Jakarta: Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung menargetkan penataan dan pembersihan kabel semrawut di wilayah Ibu Kota rampung dalam kurun waktu lima tahun ke depan. Dinas Bina Marga DKI Jakarta telah diinstruksikan untuk menangani permasalahan utilitas tersebut secara serius demi mempercantik estetika kota.
“Program untuk melakukan apa, pembersihan kabel itu kita tangani secara serius. Dan target saya, sudah menargetkan kepada Bina Marga, 5 tahun itu Jakarta sudah kelihatan jauh lebih rapi,” ujar Pramono di Balai Samudra, Jakarta Utara, Selasa, 29 September 2026.
Guna mempercepat proses penataan, Pemprov DKI Jakarta menjalin kolaborasi strategis dengan anak perusahaan PT Telkom Indonesia, yakni PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Kerja sama ini difokuskan pada pembenahan serta penurunan jaringan kabel telekomunikasi yang membentang di area publik.
“Pemerintah DKI Jakarta sangat serius untuk penanganan kabel ini. Bahkan kemarin saya menerima anak perusahaan PT Telkom yang menangani urusan kabel khusus untuk kabel di DKI Jakarta, yaitu PT Telkom Infrastruktur Indonesia. Kami akan melakukan kolaborasi, kerja sama dengan Telkom, dalam hal ini PT Telkom Infrastruktur Indonesia, untuk penanganan kabel-kabel yang Telkom. Yang komunikasi,” jelas Pramono.
Pramono memerinci, penataan kabel komunikasi menjadi salah satu prioritas utama yang bakal direlokasi dari atas jalan ke bawah tanah. Sejumlah ruas jalan utama di berbagai wilayah administrasi Jakarta telah ditetapkan sebagai titik fokus pengerjaan awal.

Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung Wibowo. Foto: ANTARA/Lifia Mawaddah Putri.
“Beberapa ruas yang sudah menjadi target untuk segera diselesaikan, di antaranya adalah Jakarta Selatan: Soepomo dan lainnya. Jakarta Pusat: Kramat Raya, Bungur Besar Raya. Jakarta Timur: DI Panjaitan, Pemuda, lanjutan Otto Iskandardinata, Matraman, Jatinegara Timur dan sebagainya,” kata Pramono.
Dalam pelaksanaan teknis yang melibatkan Dinas Bina Marga DKI Jakarta, para operator utilitas dipatok target pemindahan dan relokasi kabel mencapai puluhan kilometer.
“Sedangkan yang melalui operator utilitas, di antaranya akan melakukan relokasi untuk target yang sudah ada, kurang lebih 46.000 meter atau 46 kilo, dan plus 38 kilo,” kata Pramono.