Jejak Karier Ignasius Jonan, dari KAI hingga Istana

Ignasius Jonan resmi dilantik dan diangkat menjadi anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) RI. Foto: ANTARA/Fathur Rochman.

Jejak Karier Ignasius Jonan, dari KAI hingga Istana

Husen Miftahudin • 2 October 2026 16:57

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto memilih Ignasius Jonan sebagai anggota Dewan Pertimbangan Presiden (Wantimpres) Republik Indonesia. Namun, Jonan tidak dapat menghadiri upacara pelantikan dan pengangkatan Wantimpres RI oleh Presiden Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta Pusat, Jumat, 2 Oktober 2026.

Meskipun demikian Jonan bersama anggota Wantimpres RI lain, Zaki Manuputty, yang tidak dapat menghadiri upacara pelantikan dan pengangkatan Wantimpres RI di Istana Negara, tetap sah sebagai anggota Wantimpres RI dan namanya dibacakan dalam Keppres.

Penugasan tersebut menambah panjang perjalanan Jonan di pemerintahan dimana sebelumnya dipercaya menduduki sejumlah posisi strategis, termasuk Menteri Perhubungan serta Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM).

Ignasius Jonan lahir di Singapura pada 21 Juni 1963. Ia menyelesaikan pendidikan sarjana di bidang Akuntansi, Fakultas Ekonomi dan Bisnis Universitas Airlangga pada 1986.

Jonan kemudian melanjutkan pendidikan di The Fletcher School of Law and Diplomacy, Tufts University, Amerika Serikat, dan memperoleh gelar Master of Arts di bidang Hubungan Internasional. Profil United Tractors juga mencatat sejumlah pendidikan dan sertifikasi profesional yang pernah ditempuh Jonan.

Sebelum masuk ke pemerintahan, Jonan memiliki pengalaman panjang di sektor keuangan. Ia pernah berkarier di Citigroup dan menduduki sejumlah posisi manajemen, termasuk sebagai Direktur Utama PT Bahana Pembinaan Usaha Indonesia serta Direktur Utama Investasi Perbankan Citigroup.
 

 

Memimpin transformasi KAI


Nama Jonan semakin dikenal setelah pemerintah menunjuknya sebagai Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) pada 2009. Kementerian Perhubungan (Kemenhub) mencatat Jonan menjabat sebagai Direktur Utama KAI sejak Februari 2009 hingga Oktober 2014.

Setelah itu, ia masuk ke pemerintahan sebagai Menteri Perhubungan (Menhub). Pengalamannya di KAI menjadi salah satu bagian penting dalam perjalanan karier Jonan sebelum dipercaya memegang jabatan menteri.

Pada awal pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi), Jonan dipercaya menjadi Menteri Perhubungan. Ia menjabat pada periode 2014-2016.

Setelah sempat meninggalkan posisi tersebut, Jonan kembali masuk kabinet pada Oktober 2016. Presiden Joko Widodo menunjuknya sebagai Menteri ESDM melalui Keputusan Presiden Nomor 114/P Tahun 2016.

Kementerian ESDM mencatat Jonan sebagai Menteri ESDM ke-20 dengan masa jabatan 14 Oktober 2016 hingga 23 Oktober 2019. Selama menjabat Menteri ESDM, Jonan terlibat dalam pengelolaan sektor energi dan sumber daya mineral. Masa jabatannya mencakup periode ketika pemerintah melakukan berbagai kebijakan di sektor energi dan pertambangan.

Jonan juga memperoleh penghargaan dari Pemerintah Jepang berupa The Order of the Rising Sun, Gold and Silver Star pada 2022. Penghargaan tersebut diberikan atas kontribusinya terhadap peningkatan hubungan Jepang dan Indonesia, khususnya di bidang energi dan sumber daya mineral serta transportasi.


(Pengangkatan Dewan Pertimbangan Presiden RI oleh Presiden Republik Indonesia di Istana Negara. Foto: Tangkapan layar YouTube Sekretariat Presiden)
 

Aktif di dunia usaha


Setelah menyelesaikan masa tugasnya di pemerintahan pada 2019, Jonan kembali beraktivitas di dunia usaha.

United Tractors mencatat Jonan sebagai Komisaris Independen perusahaan tersebut sejak 2025 dan kembali diangkat melalui Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan pada 16 April 2026. Profil perusahaan juga mencatat latar belakang pendidikan dan sejumlah sertifikasi profesional Jonan.

Pada November 2025, Jonan juga bertemu Presiden Prabowo Subianto di Istana Merdeka. Dalam pertemuan tersebut, Jonan menyampaikan pandangannya mengenai sejumlah program pemerintah, termasuk Makan Bergizi Gratis, Koperasi Desa Merah Putih, dan Sekolah Rakyat.

Pengalaman Jonan di bidang transportasi, energi, keuangan, serta pengelolaan perusahaan menjadi bagian dari rekam jejak yang menyertai penugasannya dalam memberikan pertimbangan kepada Presiden.

(Husen Miftahudin)