Menko Pangan Targetkan 35 Ribu Koperasi Merah Putih Beroperasi Akhir 2026

Rapat Koordinasi Terbatas Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) di Kantor Kemenko Pangan,Jakarta Pusat. Foto: Media Indonesia/Ihfa Firdausya.

Menko Pangan Targetkan 35 Ribu Koperasi Merah Putih Beroperasi Akhir 2026

Ihfa Firdausya • 14 October 2026 16:58

Jakarta: Pemerintah mempercepat realisasi operasional Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Menteri Koordinator Bidang Pangan (Menko Pangan) Zulkifli Hasan mengatakan hingga akhir 2026 sebanyak 35.000 Kopdes dapat beroperasi secara penuh.

"Sampai akhir tahun ini saya bilang 35.000 malah kemungkinan yang jadi bisa 40.000 karena tanahnya sudah dapat sampai akhir tahun. Tapi kita ambil moderat 35.000 lah," ungkap Zulkifli usai Rapat Koordinasi Terbatas KDKMP di Kantor Kemenko Pangan, Jakarta Pusat, dikutip dari Media Indonesia, Rabu, 14 Oktober 2026.
 


Guna mencapai target itu, pemerintah mengoordinasikan lintas kementerian/lembaga, BUMN, hingga pemerintah daerah. Saat ini, jumlah KDKMP yang sudah siap beroperasi telah mendekati angka 29.000 unit.

"Sudah siap sekarang hampir 29.000. Dari 29.000 itu, 8.000 hari-hari ini akan dilengkapi, ada pupuk subsidi, gula, minyak goreng, gas LPG, berasnya dari Bulog SPHP subsidi. Kan ini infrastruktur pemerintah untuk barang-barang subsidi," ujar Zulkifli.


Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP). Foto: Dok. Antara.

Zulkifli memastikan target besar pembangunan total 80.000 KDKMP akan dijalankan secara bertahap. Proyek skala nasional ini memerlukan skema kerja yang matang dan waktu eksekusi yang cermat.

Dia turut membeberkan alasan pemerintah melibatkan keterlibatan pilar Tentara Nasional Indonesia (TNI). Menurut Zulkifli, langkah ini guna mempercepat pencapaian target tersebut.

"Untuk membangun 80.000 bangunan yang besar gini, tanahnya segala macam, tempatnya di seluruh Indonesia, enggak mungkin kita satu-satu tender. Kalau satu-satu tender nanti ada yang miring, diperiksa Kejari, disetop lagi, bisa 10 tahun enggak kelar gitu. Oleh karena itu kita minta semua pihak termasuk TNI untuk membantu kita ini," kata Zulkifli.

(Fachri Audhia Hafiez)