Pusat gempa di Jembrana, Bali, 13 Oktober 2026. (BMKG)
Gempa di Laut Jembrana Bali Dipicu Aktivitas Sesar Bawah Laut
Lukman Diah Sari • 13 October 2026 13:00
Jakarta: Kawasan laut Jembrana, Bali, diguncang gempa bumi tektonik bermagnitudo (M) 4,9 pada Selasa, 13 Oktober 2026, pukul 11.00 WIB. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengungkapkan gempa bumi dengan kedalaman 12 kilometer tersebut jenis dangkal.
"Berdasarkan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempa tersebut merupakan jenis gempa bumi dangkal akibat aktivitas sesar bawah laut," jelas Kepala Stasiun Geofisika Sleman, Ardhianto Septiadi, dalam keterangan resminya, Selasa, 13 Oktober 2026.
"Hasil pemodelan tsunami menunjukkan bahwa gempa bumi ini tidak berpotensi tsunami," ungkap dia.
.jpg)
Shakemag gempa di Jembrana, Bali, 13 Oktober 2026. (BMKG)
Guncangan gempa ini turut dirasakan di sejumlah wilayah. Di Jember, Jawa Timur, getaran terasa dengan skala intensitas III MMI (getaran dirasakan nyata di dalam rumah, seakan ada truk berlalu). Kemudian, wilayah Kuta Selatan, Denpasar, dan Karangasem di Bali merasakan getaran berskala II-III MMI. Sementara itu, wilayah Malang, Blitar, Bondowoso, dan Lumajang merasakan guncangan pada skala II MMI (getaran dirasakan oleh beberapa orang, benda-benda ringan yang digantung bergoyang).
"Hingga pukul 11.25 WIB, hasil monitoring BMKG tidak menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan," jelas Ardhianto.