Viral ODGJ Masuk Rel Stasiun Maguwo Yogyakarta, Diamankan Petugas ke RSJ

Petugas keamanan KAI saat menangani ODGJ di jalur KA. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Viral ODGJ Masuk Rel Stasiun Maguwo Yogyakarta, Diamankan Petugas ke RSJ

Ahmad Mustaqim • 5 October 2026 19:31

Yogyakarta: Sebuah video yang memperlihatkan seorang diduga orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) beraktivitas di jalur rel kereta api (KA) di Stasiun Maguwo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), viral di media sosial. Keberadaan ODGJ tersebut sangat membahayakan perjalanan kereta api sehingga petugas keamanan harus turun tangan mengambil tindakan tegas.

Manajer Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta Feni Novida Saragih menjelaskan, peristiwa tersebut bermula pada Senin, 5 Oktober 2026, sekitar pukul 09.30 WIB. Saat itu, tim pengamanan Stasiun Maguwo memergoki ODGJ tersebut tengah berjalan kaki melintasi jalur operasional KA.

"KAI Daop 6 bersama kepolisian setempat bertindak cepat mengamankan seorang ODGJ yang memasuki jalur KA di Stasiun Maguwo," ujar Feni di Yogyakarta, Senin, 5 Oktober 2026.

Feni mengungkapkan, petugas keamanan KAI awalnya melakukan pendekatan secara persuasif dan berdialog singkat agar oknum tersebut bersedia keluar dari area lintasan. Namun, upaya imbauan tersebut mendapat penolakan, dan pelaku sempat memberikan perlawanan.

"Karena ditolak, tim pengamanan kami langsung mengambil tindakan untuk mengamankan yang bersangkutan demi menghindari potensi bahaya, mengingat jalur tersebut adalah jalur aktif operasional KA," jelas Feni.

Petugas keamanan KAI saat menangani ODGJ di jalur KA. (Metrotvnews.com/Ahmad Mustaqim)

Usai berhasil dievakuasi dari area rel, petugas KAI Daop 6 langsung berkoordinasi dengan jajaran Polsek Prambanan guna memproses kejadian ini lebih lanjut. ODGJ tersebut kemudian diserahkan ke Rumah Sakit Jiwa (RSJ) Mawardi Klaten untuk mendapatkan penanganan medis sesuai prosedur yang berlaku.

Meski sempat terjadi insiden menegangkan, Feni memastikan bahwa seluruh operasional, perjalanan, dan pelayanan di Stasiun Maguwo tetap berjalan aman dan lancar.

"Kami juga mengimbau kepada seluruh penumpang dan warga sekitar stasiun serta jalur KA, jika melihat adanya aktivitas atau oknum yang berpotensi membahayakan perjalanan maupun pelayanan KA, dapat langsung melapor kepada petugas terdekat untuk segera ditindaklanjuti," pungkasnya.

(Lukman Diah Sari)