Senior Research Director Populix Indah Tanip. Foto: Metrotvnews.com/Andika Fauzan Azhari
Gen Z dan Milenial Pilih Tahan Belanja, Ini Alasannya
Andika Fauzan Azhari • 7 October 2026 18:32
Jakarta: Survei terbaru Populix menunjukkan Indeks Keyakinan Konsumen (Consumer Confidence Index/CCI) 2026 mengalami penurunan sebesar 6,17 poin dibandingkan 2025. Penurunan ini mendorong kelompok Gen Z dan Milenial lebih selektif serta protektif dalam mengelola keuangan.
Senior Research Director Populix Indah Tanip menjelaskan, meskipun persepsi ekonomi makro melemah, kontrol keuangan pribadi responden sebenarnya relatif stabil. Hal ini membuat konsumen memilih untuk menahan diri dari belanja impulsif dan mengalokasikan dananya pada prioritas kebutuhan.
"Tekanan biaya hidup dan ketidakpastian lapangan kerja membuat masyarakat makin selektif memilah belanjaan. Kebutuhan sehari-hari diprioritaskan, sementara pengeluaran lain ditunda dulu sambil melihat situasi," ujar Senior Research Director Populix, Indah Tanip dalam paparan survei Populix di Jakarta, Rabu, 7 Oktober 2026.
Indah menambahkan, penurunan keyakinan ekonomi ini paling terasa di kelompok wanita serta segmen ekonomi kelas atas (upper class) yang cenderung lebih berhati-hati dalam menjaga stabilitas pengeluaran rumah tangga maupun kepastian kerja.

(Ilustrasi. Foto: Dok MI)
Tetap simpan dana untuk kebutuhan esensial
Meski cenderung protektif saat ini, optimisme konsumen enam bulan ke depan tercatat masih cukup tinggi. Sebanyak 53 persen responden memperkirakan kondisi tabungan mereka akan membaik, seiring harapan stabilnya harga bahan pokok dan terbukanya peluang pendapatan baru."Konsumen bukan tidak punya uang, mereka punya simpanannya. Namun mereka menahan belanja (spend more) karena ingin berjaga-jaga dari risiko terburuk seperti PHK. Menariknya, 83 persen responden tetap menyiapkan anggaran untuk pembelian besar di masa depan (major purchases), terutama renovasi rumah, biaya pendidikan anak, dan barang elektronik," tambah Indah.
Untuk menjaga optimisme masyarakat, Populix menilai pemerintah dan pemangku kepentingan perlu mengambil langkah konkret dalam menstabilkan harga kebutuhan pokok hingga membuka lapangan kerja yang pasti.