Foto udara kawasan industri. Foto: dok KEK Industropolis Batang.
Kepercayaan Tenant Menguat, Daya Saing Kawasan Industri Terjaga
Husen Miftahudin • 16 October 2026 11:39
Jakarta: Kepercayaan pelaku industri menjadi salah satu fondasi penting dalam mendorong pertumbuhan kawasan industri yang berdaya saing. Hal ini tercermin dari hasil Customer Satisfaction Survey (CSS) Semester I 2026 di KEK Industropolis Batang, yang menunjukkan 74,07 persen responden optimistis atau sangat optimistis terhadap prospek bisnis mereka dalam satu tahun ke depan.
Survei yang melibatkan 59 responden dari 12 perusahaan tenant manufaktur aktif tersebut mencatatkan Net Promoter Score (NPS) sebesar +54,24, meningkat dari +50,00 pada periode sebelumnya. Sementara itu, Customer Engagement Index (CEI) meningkat 4,42 persen.
Hasil tersebut menjadi salah satu indikator hubungan antara pengelola kawasan dan tenant, sekaligus bahan evaluasi untuk meningkatkan kualitas layanan dan mendukung kebutuhan operasional perusahaan.
Dari sisi penanganan keluhan, sebanyak 77 dari 98 keluhan yang tercatat sepanjang Semester I 2026 telah diselesaikan hingga tuntas, atau mencapai 78,57 persen. Capaian ini meningkat dibandingkan tingkat penyelesaian keluhan sebesar 21,33 persen pada 2025. Adapun 96 keluhan atau 97,96 persen telah memperoleh respons awal.
Direktur Operasional KEK Industropolis Batang Nurjaman menegaskan pengembangan kawasan perlu berorientasi pada kebutuhan industri dan peningkatan kualitas layanan. Menurut dia, kepuasan tenant bukan sekadar capaian dalam angka, tetapi cerminan upaya kami memastikan kawasan mampu mendukung keberlangsungan operasional industri.
"Hasil survei ini menjadi dorongan untuk terus meningkatkan keandalan infrastruktur dan utilitas, memperkuat kualitas layanan, serta merespons kebutuhan tenant secara lebih terarah. Kami ingin setiap pelaku industri di KEK Industropolis Batang memiliki fondasi yang kuat untuk tumbuh dan meningkatkan daya saingnya," ujar Nurjaman, dikutip dari keterangan tertulis, Jumat, 16 Oktober 2026.
Hasil evaluasi mencatat kinerja positif pada sejumlah utilitas utama, terutama sistem drainase dan pasokan air bersih industri yang mendukung kelancaran operasional perusahaan di kawasan.
Pengelola kawasan juga menindaklanjuti masukan strategis dari tenant. Sejumlah aspek yang menjadi fokus peningkatan meliputi konektivitas dan logistik, kelengkapan fasilitas umum, penerangan jalan, aksesibilitas, serta efisiensi administrasi.
Upaya perbaikan tersebut diarahkan untuk menciptakan lingkungan usaha yang lebih nyaman dan efisien. Bagi investor, daya tarik kawasan industri tidak hanya ditentukan oleh ketersediaan lahan dan infrastruktur, tetapi juga oleh konsistensi pengelola dalam menjaga kualitas layanan serta memenuhi kebutuhan operasional perusahaan.
Dengan demikian, evaluasi kepuasan tenant menjadi bagian penting dalam memetakan prioritas perbaikan dan memperkuat hubungan jangka panjang antara pengelola kawasan dan pelaku industri.

(Infografis hasil survei CSS Semester I 2026 di KEK Industropolis Batang. Foto: dok CSS)
Pengembangan SDM perkuat ekosistem industri
Selain peningkatan layanan, ketersediaan sumber daya manusia yang kompeten dan siap kerja menjadi faktor pendukung pertumbuhan industri berkelanjutan. Sejalan dengan kebutuhan tersebut, KEK Industropolis Batang menjalankan sejumlah inisiatif pengembangan kompetensi, termasuk PRIMA 2026 atau Program Resiliensi untuk Industri Masa Depan. Program ini telah melatih 160 siswa sekolah menengah kejuruan (SMK).
Pelaksanaannya didukung kolaborasi dengan Pemerintah Provinsi Jawa Tengah, Balai Besar Pelatihan Vokasi dan Produktivitas (BBPVP) Semarang, serta PT Trax Sumbiri Indo untuk mempersiapkan tenaga kerja sesuai kebutuhan industri.
Laporan CSS juga merekomendasikan pengembangan portal lowongan kerja terpadu dan program pelatihan sebagai opsi untuk menjembatani kebutuhan perusahaan dengan ketersediaan tenaga kerja yang sesuai. Rekomendasi ini dapat menjadi masukan bagi penguatan ekosistem industri dan pengembangan kompetensi tenaga kerja.
Melalui visi Smart, Green, and Sustainable, pengelola KEK Industropolis Batang mendorong pengembangan kawasan yang terintegrasi, kompetitif, dan berorientasi pada keberlanjutan.
Evaluasi layanan, penguatan kemitraan dengan tenant, dan pengembangan kapasitas sumber daya manusia menjadi bagian dari upaya membangun fondasi pertumbuhan industri yang tangguh sekaligus membuka peluang bagi masyarakat sekitar.
Hasil CSS semester I-2026 menjadi pijakan untuk melanjutkan peningkatan layanan secara berkelanjutan. Kepercayaan pelaku industri diharapkan dapat terus diperkuat melalui layanan yang andal, infrastruktur yang mendukung, serta respons terhadap kebutuhan perusahaan secara terarah.