Terima Saran DEN soal MSCI, Prabowo Instruksikan Reformasi Pasar Modal

Ketua Dewan Ekonomi Nasional (DEN) Luhut Binsar Pandjaitan. Foto: tangkapan layar YouTube Sekretariat Kabinet.

Terima Saran DEN soal MSCI, Prabowo Instruksikan Reformasi Pasar Modal

Eko Nordiansyah • 21 October 2026 08:48

Jakarta: Presiden Prabowo Subianto menerima saran dan rekomendasi Dewan Ekonomi Nasional (DEN) mengenai pengumuman terbaru MSCI yang mengusulkan adanya perubahan klasifikasi pasar modal Indonesia dari emerging market ke standalone market.

DEN menyampaikan rekomendasinya itu secara langsung kepada Presiden Prabowo pada rapat terbatas yang diikuti oleh menteri-menteri sektor ekonomi dan pejabat terkait di antaranya Gubernur Bank Indonesia Destry Damayanti, Menteri Keuangan Suahasil Nazara, Kepala Badan Pengaturan BUMN Dony Oskaria, dan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto.

"Kami memberi saran untuk melanjutkan reformasi pasar modal yang memang sudah dijalankan dan melanjutkan enforcement oleh regulator yang memang juga sudah diumumkan, karena undang-undang kita memang sudah memberikan ruang untuk melakukan langkah-langkah yang tegas terkait (masalah) itu," kata Wakil Ketua DEN Mari Elka Pangestu saat jumpa pers setelah rapat di Istana Merdeka, dikutip dari Antara, Rabu, 21 Oktober 2026.

MSCI menjadi salah satu topik yang dibahas dalam rapat terbatas antara pemerintah, Bank Indonesia, dan DEN di Istana Merdeka, Selasa malam, 20 Oktober 2026.


(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)

DEN beri saran dan rekomendasi terkait perekonomian

Dalam pertemuan itu, Ketua DEN Luhut Binsar Pandjaitan menjelaskan DEN memaparkan hasil kajian, kemudian memberikan saran-saran dan rekomendasi, di antaranya terkait kesiapan perekonomian nasional menghadapi dampak El Nino dan La Nina, program perlindungan sosial (perlinsos) digital, percepatan hilirisasi, dan tata kelola distribusi BBM, dan hasil kajian mengenai makan bergizi gratis (MBG).

"Satu per satu kami jelaskan, karena (dalam rapat, red) ada Menteri Keuangan, ada Gubernur BI, ada Menko Perekonomian. Jadi, tadi sekaligus juga kita mengonfirmasi data-data yang ada. Jadi, saya senang sekali bahwa Bapak Presiden tadi sangat memberikan perhatian dengan data-data ekonomi yang kami berikan," kata Luhut.

Oleh karena itu, saat bertatap muka dengan Presiden Prabowo, Luhut juga menyatakan komitmen DEN untuk memasok data-data yang kredibel dan akurat kepada Presiden Prabowo dan pemerintah.

"Kami tadi terakhir, saya lapor Presiden, kami akan men-feeding Presiden dengan data-data yang akurat sehingga proses pengambilan keputusan Presiden nanti basisnya akan banyak dengan data, karena dengan data ini saya kira proses pengambilan keputusan akan bisa jauh lebih akurat," kata dia.

(Eko Nordiansyah)