Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra. Foto: Antara.
Menko Yusril Pastikan Tak ada Gejolak di Jakarta
Gabriella Thesa Widiari • 4 November 2026 18:53
Jakarta: Menteri Koordinator Bidang Hukum, Hak Asasi Manusia, Imigrasi, dan Pemasyarakatan Yusril Ihza Mahendra memastikan tidak ada gejolak yang mengancam kondisi keamanan di Jakarta. Hal ini merespons pengerahan pasukan TNI ke Ibu Kota.
“Situasi keamanan di Jakarta biasa saja, tidak terjadi satu gejolak yang mengkhawatirkan,” kata Yusril dilansir dari Antara, Rabu, 4 November 2026.
“Apakah penambahan pasukan ini dalam rangka untuk meningkatkan kewaspadaan atau apa, nanti Pak Menteri Pertahanan atau Panglima TNI yang berwenang menjelaskan,” ujar Yusril.
.jpg)
Kota Jakarta. Foto: Pemprov DKI Jakarta.
Sebelumnya, TNI Angkatan Laut menyiagakan 20.980 personel untuk memperkuat pengamanan di wilayah DKI Jakarta. Pengerahan pasukan dilakukan bertahap berdasarkan instruksi Surat Telegram Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto bawah kendali operasi Kodam Jaya.
Tahap awal pergeseran pasukan telah dimulai sejak 2 November 2026 dengan melibatkan 2.100 personel eksisting. Pengiriman tahap berikutnya mengerahkan 5.740 prajurit luar daerah serta 13.140 personel siaga penuh di markas satuan.