Lahan di Kebumen Kebakaran, Warga dan Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Api

Kebakaran hutan dan lahan. (MI)

Lahan di Kebumen Kebakaran, Warga dan Petugas Gabungan Berhasil Padamkan Api

Liliek Dharmawan • 14 October 2026 14:07

Kebumen: Kebakaran lahan kering seluas kurang lebih empat hektare terjadi di Dukuh Lengkong, Desa Jemur, Kecamatan Pejagoan, Kabupaten Kebumen, Jawa Tengah, pada Selasa malam, 13 Oktober 2026. Api berhasil dipadamkan warga dan petugas gabungan sekitar pukul 19.40 WIB.

Kapolres Kebumen, AKBP Rachmad C. Yusuf, mengungkapkan peristiwa kebakaran pertama kali diketahui sekitar pukul 16.30 WIB. Api dengan cepat melalap area yang dipenuhi daun, rumput, dan pepohonan kering, sehingga sangat berisiko merambat ke wilayah sekitarnya.

“Beruntung api segera bisa dipadamkan. Tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut,” kata Rachmad di Kebumen, Rabu, 14 Oktober 2026.

Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, titik api pertama kali dilihat oleh Sukadir selaku pemilik lahan. Ia melihat kobaran api membumbung di sekitar puncak gunung di Dukuh Lengkong, lalu segera melaporkan kejadian tersebut kepada warga dan ketua RT setempat.

Warga yang berdatangan berupaya memadamkan api secara gotong royong dengan alat seadanya, seperti ranting pohon dan daun basah. Saat personel Polsek Pejagoan tiba di lokasi, api masih menyala dan mulai merambat ke area bawah lahan.

Kapolsek Pejagoan, AKP Parnoto, bersama jajaran kepolisian, anggota TNI, kepala desa, serta perangkat Desa Jemur langsung bahu-membahu melakukan penanganan darurat guna mencegah perluasan area kebakaran.


Kebakaran hutan dan lahan. (MI)

Mengantisipasi insiden serupa, Rachmad mengimbau masyarakat untuk terus meningkatkan kewaspadaan ketika beraktivitas di sekitar lahan kering. Terlebih, kondisi cuaca pada musim kemarau membuat api sangat mudah menjalar.

Ia juga meminta warga untuk segera melaporkan ke pihak berwajib apabila menemukan titik api. Respons dini dan kepedulian masyarakat sangat krusial untuk mencegah kebakaran meluas, sekaligus melindungi kelestarian lingkungan dan permukiman di sekitarnya.

(Lukman Diah Sari)