Kremlin Tuding Zelensky dalam Kondisi Histeria, Tak Mampu Ambil Tindakan Terukur

Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov. (Anadolu Agency)

Kremlin Tuding Zelensky dalam Kondisi Histeria, Tak Mampu Ambil Tindakan Terukur

Willy Haryono • 11 October 2026 20:12

Moskow: Juru bicara Kremlin Dmitry Peskov menuding Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky saat ini berada dalam kondisi “histeria” dan tidak mampu mengambil tindakan terukur di tengah masih berlangsungnya perang.

Dalam wawancara dengan media Vesti, Minggu, 11 Oktober 2026, Peskov mengatakan jika Zelensky mampu bertindak secara terukur, ia akan menunjukkan kemauan untuk menempuh perundingan damai dengan Rusia.

“Secara alami, dalam kondisi histeria, Zelensky hampir tidak mampu mengambil tindakan yang penuh dengan pertimbangan saat ini. Jika dia mampu bertindak secara terukur, dia akan menunjukkan kecenderungan menuju perundingan damai,” kata Peskov.

Peskov menuduh Zelensky berupaya mendapatkan lebih banyak dana dari “semua pengawasnya," termasuk untuk pertahanan udara dan senjata jarak jauh, serta akses ke infrastruktur Starlink untuk memungkinkan Ukraina melancarkan serangan jauh ke dalam wilayah Rusia.

Ia juga mengkritik keyakinan Zelensky bahwa menunjukkan “agresi” terhadap Rusia dapat menjadi langkah efektif.

“Ini adalah kesalahan tragis bagi Ukraina. Anda tidak bisa memperlakukan Rusia seperti itu. Mereka yang bersikap seperti itu terhadap Rusia akan membayar harganya. Saat ini, Ukraina sedang membayar harganya,” ujarnya.

Peskov Soroti Kesepakatan Diesel AS-Rusia

Pernyataan Peskov disampaikan dua hari setelah Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dan Presiden Rusia Vladimir Putin melakukan percakapan melalui telepon dan membahas pasokan diesel ke AS serta pasar global.

Dalam unggahan di platform Truth Social, Trump mengatakan Rusia telah menyepakati untuk “segera memasok” lebih dari 300.000 ton bahan bakar diesel ke AS dan pasar global.

Trump mengatakan tambahan 500.000 ton akan dipasok pada November, kemudian 1 juta ton “segera setelahnya." Ia juga menyebut tambahan 3 juta ton akan dikirimkan “dalam waktu singkat”, bergantung pada kondisi kilang diesel Rusia.

Putin mengatakan pasokan diesel Rusia ke AS dan pasar global akan memberikan manfaat bagi perekonomian dunia.

Namun, Zelensky mengkritik kesepakatan pasokan diesel AS-Rusia tersebut. Ia memperingatkan bahwa setiap tambahan US$1 miliar yang diperoleh Moskow dari ekspor akan digunakan untuk mendanai produksi senjata, peningkatan kemampuan drone Shahed, produksi rudal, dan perekrutan pejuang asing.

Zelensky mendesak para mitra Ukraina untuk “membatasi kemampuan Rusia dalam berperang”.

Pada Sabtu kemarin, Trump juga menyerukan agar Ukraina “mendapatkan presiden baru”. Ia menuding Zelenskyy berulang kali gagal mencapai kesepakatan untuk mengakhiri perang dengan Rusia.

“Saya menyarankan mereka mendapatkan pemimpin baru yang dapat membuat kesepakatan, karena dia sebenarnya bisa membuat banyak kesepakatan yang, entah mengapa, tidak pernah dia lakukan,” kata Trump.

Baca juga: Kritik Zelensky soal Perang Rusia, Trump Serukan Warga Ukraina Ganti Presiden

(Willy Haryono)