Kebakaran di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah

Ratusan rumah warga Dusun Serdang Kabupaten Bangka Selatan terbakar pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. ANTARA/HO-Biro Adpim Babel

Kebakaran di Bangka Selatan Hanguskan 500 Rumah

Silvana Febiari • 11 October 2026 08:49

Bangka Selatan: Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menyatakan jumlah rumah warga terdampak kebakaran di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kabupaten Bangka Selatan mencapai 500 unit pada Sabtu malam, 10 Oktober 2026. Kebakaran telah berhasil dipadamkan.

"Alhamdulillah, saat ini api sudah berhasil dipadamkan, namun tetap dilakukan proses pendinginan," kata Plt Kepala BPBD Provinsi Kepulauan Babel Agus Afandi, dilansir dari Antara, Minggu, 11 Oktober 2026. 

Pendataan sementara hingga 11 Oktober pukul 07.00 WIB mencatat total 2.000 jiwa terdampak. Sementara luas lahan yang terdampak belum diketahui karena proses pendataan masih berlangsung.


"Saat ini tim kebakaran masih melakukan proses pendinginan mengingat material rumah warga yang terdampak hampir sebagian besar dari papan," ucapnya.

Kebakaran lahan terjadi di Dusun Serdang, Desa Jelutung 2, Kecamatan Simpang Rimba, Kabupaten Bangka Selatan, pada Sabtu pukul 15.10 WIB. Komandan Regu 2 BPBD Provinsi Kepulauan Bangka Belitung menerima informasi kejadian tersebut dan memantaunya melalui media sosial.

Kemudian, di bawah koordinator Komandan Regu Piket mengkonfirmasi langsung ke Kepala Bidang KL BPBD Babel mempersiapkan personel sarana dan prasarana untuk menuju lokasi kejadian di Dusun Serdang Desa Jelutung 2.


Kebakaran di pemukiman padat penduduk di Desa Serdang Kabupaten Bangka Selatan, Sabtu malam, 10 Oktober 2026. (ANTARA/HO-Biro Adpim Babel)


Penyebab kebakaran masih belum diketahui. Api mulai menyala sekitar pukul 15.10 WIB yang membakar lahan, namun diperoleh informasi penyebab kebakaran hebat ini berawal dari terbakarnya lahan di dekat lingkungan permukiman penduduk.

"Tiupan angin kencang dan lokasi kering membuat api semakin cepat merambat ke pemukiman penduduk, kebanyakan material rumah penduduk dinding papan.Update laporan pukul 21.10 WIB sudah menghanguskan ratusan rumah, namun data ini belum final," ungkapnya.

(Silvana Febiari)