Sekjen DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim. Metrotvnews.com/Afifah
Perkuat Intelektual Kader, NasDem Gelar Sekolah Pemikiran Bung Hatta
Achmad Zulfikar Fazli • 28 October 2026 10:42
Jakarta: Partai NasDem menggelar Sekolah Pemikiran Bung Hatta untuk menempa intelektualitas serta integritas wakil rakyat di tingkat daerah. Kegiatan ini berkolaborasi bersama Yayasan Bung Hatta dan Lembaga Penelitian, Pendidikan dan Penerangan Ekonomi dan Sosial (LP3S).
“Kita menjadi partai pertama yang bekerja sama dengan Yayasan Bung Hatta dan Yayasan LP3S. Ini diikuti oleh 15 anggota DPRD Provinsi DKI, Provinsi Jawa Barat dan Provinsi Banten, ditambah dengan lima dari generasi muda. Jadi, ada 50 peserta, terus sekian ratus Zoom,” kata Sekjen DPP Partai NasDem, Hermawi Taslim, di NasDem Tower, Jakarta Pusat, Rabu, 28 Oktober 2026.
Hermawi mengatakan Sekolah Pemikiran Bung Hatta mempertegas langkah NasDem mentransformasi struktur internal menjadi organisasi politik berbasis pengetahuan. Penguatan sarana belajar ini juga dilakukan untuk mematangkan tata kelola organisasi yang transparan dan responsif terhadap tuntutan zaman.
“Ini terus-menerus kami upayakan di NasDem Tower baik diskusi buku, bedah buku, maupun bedah film sebagai bagian dari upaya kami menuju partai modern yang sesungguhnya,” ujar Hermawi.
Selain penguatan integritas, tradisi membaca di lingkungan internal partai dipandang sebagai modal utama untuk membentuk sosok pemimpin yang adaptif serta berwawasan luas.
“Meningkatkan semangat baca di kalangan para kader NasDem supaya kader NasDem tidak menjadi politisi yang oon. (Tetapi) menjadi politisi yang seperti kata Bu Halida (putri Mohammad Hatta) tadi, politisi yang terdepan, cerdas, bisa mengikuti perkembangan zaman,” jelas Hermawi.

Sekolah Pemikiran Bung Hatta. Foto: Dok NasDem
Baca Juga :
NasDem Gelar Sekolah Pemikiran Bung Hatta
Melalui program Sekolah Pemikiran Bung Hatta, DPP Partai NasDem sangat berharap nilai-nilai keteladanan, kesederhanaan, dan etika bernegara Bapak Proklamator dapat diresapi secara mendalam oleh seluruh peserta.
“Tapi yang lebih penting dengan terselenggaranya sekolah pemikiran Bung Hatta ini kita berharap mereka para anggota dewan yang ikut dalam pemikiran ini mendalami sungguh-sungguh, meneladani sungguh-sungguh perilaku Bung Hatta selama hidupnya, sehingga NasDem bisa melahirkan negarawan-negarawan baru,” terang Hermawi.
Bung Hatta merupakan Wakil Presiden pertama RI. Dia dikenal sebagai konseptor dan ekonom. Bahkan, Bung Hatta juga menjadi salah satu penyumpang pemikiran dalam penyusunan teks proklamasi sebelum kemerdekaan Indonesia.
Di bidang ekonomi, Bung Hatta menyumbangkan pemikiran dan perkembangan koperasi. Hal ini membuat Bung Hatta dijuluki sebagai Bapak Koperasi Indonesia.
(Afifah Alfina)