Warga terdampak bencana di Manggarai, NTT. Foto: dok Indodax.
Bantuan Kesehatan hingga Pangan Dukung Pemulihan Warga Manggarai
Husen Miftahudin • 1 October 2026 19:38
Jakarta: Dukungan bagi masyarakat terdampak bencana di Manggarai, Nusa Tenggara Timur, terus diberikan untuk membantu memenuhi kebutuhan dasar sekaligus mendukung proses pemulihan secara bertahap. Salah satu dukungan tersebut diwujudkan melalui program "Indodax untuk Indonesia: Posko Darurat Bencana Indodax" yang dijalankan Indodax bersama Ayobantu sejak September 2026.
Program tersebut mencakup empat fokus bantuan, yakni layanan psikososial, personal hygiene kits, dapur umum, dan pelayanan kesehatan. Bantuan disalurkan secara bertahap dengan menyesuaikan kondisi serta kebutuhan masyarakat di lapangan.
Chief Marketing Officer Indodax Aloysia Dian mengatakan dukungan sosial perlu diberikan berdasarkan kebutuhan masyarakat, termasuk dalam masa pemulihan setelah bencana.
"Bagi kami, dukungan sosial bukan hanya tentang menyalurkan bantuan, tetapi juga memahami apa yang paling dibutuhkan oleh masyarakat. Karena itu, program ini mencakup kebutuhan mendasar mulai dari pangan dan kesehatan hingga kebersihan dan dukungan psikososial," kata Aloysia dalam keterangan tertulis, Kamis, 1 Oktober 2026.
Hingga saat ini, pelayanan kesehatan melalui posko darurat telah menjangkau sekitar 600 jiwa. Sementara itu, personal hygiene kit telah disalurkan kepada 200 kepala keluarga atau sekitar 1.000 jiwa.
Dukungan psikososial dan paket gizi juga diberikan kepada 100 penerima manfaat sebagai bagian dari upaya membantu masyarakat menghadapi kondisi pascabencana.
Selain itu, dapur umum yang dioperasikan di lokasi terdampak telah menjangkau sekitar 1.400 jiwa. Dua unit tenda darurat turut disediakan dengan kapasitas hingga 212 kepala keluarga. Salah satu titik pelaksanaan program berada di Dusun Waso, Desa Satar Kampas, Manggarai, Nusa Tenggara Timur.

(Bantuan pangan untuk warga terdampak bencana di Manggarai, NTT. Foto: dok Indodax)
Dukungan disesuaikan dengan kondisi lapangan
Aloysia mengatakan kolaborasi dengan Ayobantu menjadi bagian penting dalam pelaksanaan program agar bantuan dapat diberikan secara lebih terarah dan sesuai dengan kebutuhan penerima manfaat.
"Kami berharap kolaborasi ini dapat membantu meringankan kebutuhan masyarakat sekaligus memberi ruang bagi proses pemulihan yang berjalan secara bertahap. Semoga dukungan yang diberikan dapat memberi manfaat nyata bagi mereka yang membutuhkan," tambah dia.
Rangkaian bantuan tersebut mencakup kebutuhan kesehatan, pangan, kebersihan, serta dukungan psikososial. Pemenuhan kebutuhan tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat menjalani masa pemulihan secara bertahap.
Program ini juga sejalan dengan sejumlah aspek dalam Sustainable Development Goals (SDGs), terutama kesehatan dan kesejahteraan, akses pangan, serta penguatan ketahanan komunitas.
Melalui dukungan yang diberikan, program tersebut diharapkan dapat membantu masyarakat terdampak memenuhi kebutuhan selama masa pemulihan sekaligus mendukung mereka untuk kembali menjalankan aktivitas secara bertahap.