Presiden Prabowo Subianto. Foto: Dok. BPMI Sekretariat Presiden.
Prabowo Berpidato sebagai Tamu Kehormatan Utama EEF ke-11 di Rusia
Fachri Audhia Hafiez • 3 September 2026 15:16
Vladivostok: Presiden Prabowo Subianto menyampaikan pidato sebagai tamu kehormatan utama pada Eastern Economic Forum (EEF) ke-11 di Vladivostok, Rusia. Kepala Negara menyampaikan apresiasi mendalam atas kehormatan yang diberikan oleh Presiden Vladimir Putin dan Pemerintah Federasi Rusia.
"Hari ini, faktanya, merupakan kelima kalinya sejak saya menjadi Presiden Indonesia saya bertemu dengan Presiden Putin. Saya berharap dapat membalas keramahan yang diberikan Rusia kepada saya dan menyambut Presiden Putin serta banyak dari Anda di Indonesia," kata Prabowo, dilansir Antara, Kamis, 3 September 2026.
Dalam forum ekonomi tahunan tersebut, Prabowo menekankan kedekatan geopolitik antara Indonesia dan kawasan Timur Jauh Rusia yang sama-sama berbatasan dengan Samudra Pasifik. Menurutnya, letak geografis ini menjadi potensi besar penghubung kerja sama kedua negara.
"Pasifik tidak memisahkan kita. Pasifik menghubungkan kita. Pasifik bukanlah tembok di antara kita. Pasifik adalah jalan raya bagi kedua perekonomian kita," ujar Prabowo.
Mengangkat tema forum "The Far East: Development for the Benefit of People", Prabowo menegaskan bahwa filosofi ekonomi Indonesia berlandaskan pada realisme, pragmatisme, serta upaya mewujudkan kesejahteraan bagi seluruh lapisan masyarakat.
"Kami percaya pada dunia usaha, inisiatif, kreativitas, dan inovasi. Namun, kami juga percaya bahwa pemerintah harus melindungi kelompok yang lemah, mengelola sumber daya nasional dengan baik, memberantas korupsi, dan berinvestasi untuk kebutuhan jangka panjang rakyat dan bangsa," ucap Prabowo.
Prabowo menambahkan, indikator keberhasilan pembangunan suatu negara tidak boleh hanya berpatokan pada angka pertumbuhan ekonomi semata. Namun, dari manfaat konkret yang dirasakan langsung oleh rakyat.

Presiden Prabowo Subianto. Foto: ANTARA/Prisca Triferna.
"Pembangunan harus diukur dari meja makan keluarga biasa, apakah anak-anak mendapatkan makanan bergizi, petani memperoleh pupuk dan menjual hasil produksinya dengan harga yang adil, keluarga tinggal di rumah yang layak, kaum muda mendapatkan pekerjaan yang produktif, dan listrik menjangkau setiap rumah di setiap desa," ucap Prabowo.
Kunjungan kerja Presiden Prabowo ke Vladivostok dalam ajang EEF ke-11 yang berlangsung pada 1–4 September 2026 ini menjadi momentum krusial untuk mempererat hubungan bilateral Indonesia-Rusia. Forum tersebut difokuskan untuk memperkuat kemitraan di kawasan Asia-Pasifik melalui perdagangan, investasi, hingga sektor energi.