Anak Korban Kekerasan Daycare Little Alesha Diberi Pendampingan Psikososial

Sepeda motor melintas di depan Daycare Little Aresha, Kota Yogyakarta, tempat penitipan anak yang digerebek polisi pada Jumat, 24 April 2026. ANTARA/Hery Sidik

Anak Korban Kekerasan Daycare Little Alesha Diberi Pendampingan Psikososial

Silvana Febiari • 26 April 2026 12:51

Yogyakarta: Pemerintah Daerah (Pemda) Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) memberikan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban kekerasan di Daycare Little Alesha, Kota Yogyakarta. Daycare tersebut digerebek polisi pada Jumat, 24 April 2026.

"Memberikan pendampingan psikososial bagi anak-anak korban dan dukungan kepada keluarga melalui layanan terpadu," kata Kepala Dinas Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak, dan Pengendalian Penduduk (DP3AP2) DIY Erlina Hidayati Sumardi, dilansir dari Antara, Minggu, 26 April 2026.

Menurut dia, hal itu sebagai bagian dari upaya perlindungan terhadap korban dan keluarga. Dalam upaya tersebut, pihaknya berkoordinasi dengan Forum Perlindungan Korban Kekerasan (FPKK) DIY, DP3AP2KB Kota Yogyakarta dan Komisi Perlindungan Anak Indonesia (KPAI) Yogyakarta.
 


"Berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan pemulihan korban berjalan optimal dan berkelanjutan," ucapnya.

Dia mengatakan, Pemda DIY juga melakukan evaluasi bersama terhadap sistem pengawasan dan perizinan lembaga pengasuhan anak, termasuk daycare. Langkah ini bertujuan memastikan terpenuhinya standar perlindungan anak.

Selain itu, kata dia, meningkatkan edukasi kepada masyarakat mengenai hak anak dan pentingnya memilih layanan pengasuhan yang aman, terpercaya, dan terverifikasi.

"Memperkuat mekanisme pengaduan dan respons cepat terhadap dugaan kekerasan terhadap perempuan dan anak," ujarnya.


Ilustrasi Medcom.id


Atas kejadian tersebut, Pemda DIY mengajak seluruh masyarakat untuk lebih meningkatkan kewaspadaan. Masyarakat juga diimbau tidak ragu melaporkan apabila menemukan atau mencurigai adanya praktik kekerasan terhadap anak di lingkungan sekitar.

"Pemda DIY berkomitmen untuk terus memperkuat sistem perlindungan anak yang responsif, terintegrasi, dan berpihak pada kepentingan terbaik bagi anak, agar kejadian serupa tidak terulang di masa yang akan datang," ungkapnya.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Silvana Febiari)