Ilustrasi bendera Venezuela. (Anadolu Agency)
Venezuela Bebaskan 17 Tahanan Politik, Oposisi Tuntut Lebih Banyak Pembebasan
Willy Haryono • 15 February 2026 15:29
Caracas: Pemerintah Venezuela kembali membebaskan sejumlah tahanan politik pada Sabtu kemarin, dan menurut komite hak asasi dari gerakan oposisi Vente Venezuela dalam sebuah unggahan di X, jumlahnya kali ini adalah 17 orang
Dikutip dari AsiaOne, Minggu, 15 Februari 2026, organisasi non-pemerintah CLIPPVE juga melaporkan pembebasan tersebut, yang mencakup 10 pria dan tujuh wanita dari Penjara Zona 7 di Caracas.
Para kerabat yang berada di luar penjara melancarkan mogok makan sebagai protes, setelah hanya 17 dari lebih dari 50 tahanan dibebaskan, kata sejumlah kelompok hak asasi manusia. Mogok makan itu merupakan tuntutan agar pemerintah menepati janji untuk membebaskan semua yang ditahan di pusat itu.
Pembebasan tahanan terjadi setelah anggota parlemen Venezuela pada Kamis menunda debat atas RUU amnesti yang dimaksudkan untuk memberikan pengampunan segera bagi mereka yang dipenjara karena ikut serta dalam protes politik.
Kelompok hak asasi Foro Penal mengatakan telah memverifikasi lebih dari 430 pembebasan tahanan politik sejak 8 Januari, meskipun jumlah itu tidak termasuk mereka yang dipindahkan ke tahanan rumah.
Mereka memperkirakan lebih dari 644 tahanan politik masih berada di penjara, termasuk 47 orang yang lokasi penahanannya tidak diketahui dan 57 orang yang baru dilaporkan sebagai tahanan.
Pemerintah Venezuela membantah menahan tahanan politik dan mengatakan yang dipenjara telah melakukan kejahatan. Para pejabat pemerintah mengklaim jumlah pembebasan jauh lebih tinggi, hampir 900 orang, dengan memasukkan pembebasan dari tahun-tahun sebelumnya dalam perhitungannya.
Baca juga: Venezuela Bebaskan 9 Tahanan Politik, Termasuk Aktivis HAM Javier Tarazona