Ilustrasi. Foto: Freepik.
Intip 5 Saham dengan Dividen Yield Terbesar
Eko Nordiansyah • 9 February 2026 15:30
Jakarta: Bagi investor yang mencari potensi penghasilan rutin, saham-saham dengan dividen yield (rasio dividen terhadap harga saham) tinggi patut menjadi perhatian. Berikut adalah lima saham dengan dividen yield terbesar berdasarkan data terkini, beserta profil dan performa perdagangan mereka.
1. Matahari Departement Store (LPFF)
PT Matahari Department Store Tbk (LPPF), emiten ritel yang mengoperasikan jaringan department store di berbagai kota serta layanan daring melalui Matahari.com, mencatat dividen yield 15,92 persen dengan rata-rata tiga tahun 16,95 persen. Pada sesi I, saham ini terkoreksi ke Rp1.885 atau turun 0,79 persen dengan volume perdagangan mencapai 14,22 ribu lot.2. Alamtri Resources (ADRO)
PT Alamtri Resources Tbk (ADRO), perusahaan energi terintegrasi yang berfokus pada penambangan batubara di Kalimantan serta pengembangan utilitas dan infrastruktur, memiliki dividen yield 14,65 persen dengan rata-rata tiga tahun 41,52 persen. Sahamnya justru menguat signifikan ke Rp2.130 atau naik 2,40 persen dengan volume 348,63 ribu lot.Baca Juga :
Temui MSCI Lagi, BEI Update Perkembangan Proposal
.jpg)
(Ilustrasi. Foto: Dok Metrotvnews.com)
3. Trans Power Marine (TPMA)
PT Trans Power Marine Tbk (TPMA), yang bergerak di jasa transportasi angkutan barang curah menggunakan kapal tunda dan tongkang terutama untuk komoditas batubara, mencatat dividen yield 13,56 persen dan rata-rata tiga tahun 10,82 persen. Sahamnya berada di zona hijau pada Rp590 atau naik 1,72 persen dengan volume 96,7 ribu lot.4. Indo Tambangraya Megah (ITMG)
PT Indo Tambangraya Megah Tbk (ITMG), pemasok batubara untuk pasar global dengan operasional di Kalimantan dan sejumlah anak usaha pendukung, membukukan dividen yield 13,53 persen serta rata-rata tiga tahun 22,00 persen. Pada sesi I, saham ini naik tipis ke Rp22.050 atau menguat 0,46 persen dengan volume 5,02 ribu lot.5. Bukit Asam (PTBA)
PT Bukit Asam Tbk (PTBA), perusahaan tambang batu bara milik negara yang juga mengoperasikan pembangkit listrik tenaga uap, mencatat dividen yield 13,02 persen dengan rata-rata tiga tahun 22,68 persen. Perdagangan sesi I menunjukkan harga stagnan di Rp2.550 dengan volume 76,5 ribu lot.Catatan penting
Dividen yield merupakan rasio dividen per saham terhadap harga saham, sehingga angka tinggi tidak selalu menjamin stabilitas dividen karena dipengaruhi fluktuasi harga maupun kebijakan perusahaan.Perbedaan antara yield terkini dan rata-rata tiga tahunan dapat mengindikasikan perubahan kebijakan dividen atau pergerakan harga saham. Variasi performa harian kelima saham ini juga menunjukkan bahwa meskipun menawarkan yield tinggi, pergerakan harga tetap dipengaruhi dinamika pasar dan sentimen investor.
Karena itu, investor tetap disarankan melakukan analisis fundamental menyeluruh terhadap prospek bisnis, struktur utang, serta kebijakan dividen sebelum mengambil keputusan investasi. Kelima saham yang didominasi sektor batubara dan ritel tersebut memang menawarkan dividen yield menarik, namun investasi saham tetap mengandung risiko fluktuasi harga dan perubahan kebijakan perusahaan. (Muhammad Adyatma Damardjati)
Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow akun Google News Metrotvnews.com