Pasukan Israel dalam operasi darat. Foto: Anadolu
Empat Tentara Israel Terluka dalam Bentrokan Bersenjata di Lebanon Selatan
Fajar Nugraha • 26 June 2026 16:58
Beirut: Seorang pria bersenjata melukai empat personel militer Israel dalam bentrokan jarak dekat di wilayah Lebanon selatan pada Kamis, 25 Juni 2026.
Militer Israel mengumumkan insiden tersebut pada Jumat, 26 Juni 2026. Militer Israel menyatakan seorang perwira mengalami luka sedang, sedangkan satu perwira lainnya dan dua prajurit mengalami luka ringan.
Seluruh korban telah dievakuasi ke rumah sakit untuk menjalani perawatan medis dan keluarga mereka telah diberi pemberitahuan.
Juru bicara militer Israel mengatakan penyerang melempar granat ke arah pasukan Israel sebelum akhirnya tewas. Harian Ynet melaporkan insiden itu terjadi di Kota Beit Yahoun, Lebanon selatan.
Dilansir dari Anadolu, peristiwa ini terjadi ketika Israel masih mempertahankan pasukannya di sejumlah wilayah Lebanon selatan meski terdapat kesepahaman antara Amerika Serikat dan Iran yang memuat komitmen untuk menghormati kedaulatan serta integritas wilayah Lebanon.
Israel hingga kini masih menduduki sejumlah kawasan di Lebanon selatan, baik yang telah dikuasai selama puluhan tahun maupun yang direbut dalam perang 2023–2024. Pada ofensif terbarunya, pasukan Israel dilaporkan telah bergerak lebih dari 10 kilometer ke dalam wilayah Lebanon.
Berdasarkan data resmi pemerintah Lebanon, serangan Israel sejak 2 Maret 2026 telah menewaskan lebih dari 4.100 orang, melukai lebih dari 12.000 orang, serta menyebabkan lebih dari satu juta warga mengungsi.
(Keysa Qanita)