Sebuah kapal tanker yang berada di Selat Hormuz. Foto: Anadolu
Sejumlah Kapal Tembus Blokade AS di Selat Hormuz, Sebagian Berbalik Arah
Fajar Nugraha • 15 April 2026 17:51
Teheran: Sejumlah kapal dilaporkan keluar dari pelabuhan Iran dan melintasi Selat Hormuz meski Amerika Serikat (AS) memberlakukan blokade militer.
Data pelacakan maritim pada Selasa, 14 April 2026 menunjukkan sedikitnya tiga kapal berhasil melintas.
Data dari penyedia pelacakan Kpler mencatat setidaknya tujuh kapal terkait Iran melewati selat setelah blokade diberlakukan pada Senin. Namun, beberapa kapal dilaporkan berbalik arah setelah memasuki jalur tersebut.
Kapal kargo Christianna yang berbendera Liberia melintasi selat setelah menurunkan muatan jagung di pelabuhan Bandar Imam Khomeini. Sementara itu, kapal tanker Elpis berbendera Komoro juga berhasil melewati jalur tersebut dengan muatan metanol.
Selain itu, kapal lain seperti Argo Maris turut tercatat melintas dari Iran. Analis maritim memperingatkan bahwa gangguan sinyal di kawasan konflik membuat pelacakan kapal menjadi lebih sulit.
Blokade AS Diklaim Tetap Berlaku
Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan blokade tetap berjalan efektif dalam 24 jam pertama. Militer AS mengklaim telah menghentikan enam kapal yang mencoba keluar dari pelabuhan Iran.“Tidak ada kapal yang berhasil melewati blokade AS,” demikian pernyataan CENTCOM, dikutip dari media Channel News Asia, Rabu, 15 April 2026.
Kapal-kapal tersebut disebut mengikuti arahan untuk kembali ke pelabuhan Iran di wilayah Teluk Oman.
Blokade ini diberlakukan setelah perundingan damai antara AS dan Iran gagal mencapai kesepakatan. Kebijakan tersebut mencakup seluruh kapal yang masuk dan keluar dari pelabuhan Iran di kawasan Teluk Persia dan Teluk Oman.
Kapal Tiongkok Berbalik Arah
Salah satu kapal tanker Tiongkok, Rich Starry, sempat melintasi selat sebelum akhirnya berbalik arah di Teluk Oman. Kapal tersebut membawa muatan metanol dan awalnya menuju Oman.Kapal Christianna juga dilaporkan berbalik arah setelah mencapai perairan Oman. Tujuan baru kedua kapal tersebut belum diketahui hingga kini.
Beberapa kapal lain yang melintas termasuk Manali, serta kapal berbendera Iran seperti Kashan dan Moshtari. Sejumlah kapal tersebut diketahui masuk dalam daftar sanksi Amerika Serikat karena keterkaitannya dengan Iran.
(Keysa Qanita)