KSP Dudung Abdurachman meninjau operasional SPPG ProKids di Malang, Jawa Timur. Foto: Istimewa.
KSP Dudung Tinjau SPPG di Malang
Anggi Tondi Martaon • 12 June 2026 17:50
Malang: Kepala Staf Kepresidenan RI, Dudung Abdurachman, meninjau operasional Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) ProKids, Kota Malang. Hal itu bagian dari upaya memastikan implementasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) berjalan sesuai standar, efektif, dan akuntabel.
Kunjungan ini menegaskan komitmen pemerintah dalam melakukan penataan menyeluruh terhadap program MBG. Penataan meliputi refocusing penerima manfaat agar lebih tepat sasaran, peningkatan kualitas layanan, serta penguatan tata kelola SPPG di seluruh Indonesia.
“Keberhasilan program tidak hanya diukur dari kuantitas layanan, tetapi dari kualitas dan manfaat nyata yang diterima masyarakat, khususnya kelompok prioritas seperti ibu hamil, ibu menyusui, dan balita,” tegas Dudung melalui keterangan yang dikutip Jumat, 12 Juni 2026.
Dalam kunjungan tersebut, SPPG ProKids Malang dinilai sebagai contoh praktik baik (best practice) dalam implementasi standar operasional dan tata kelola program MBG. SPPG tersebut menunjukkan bahwa kepatuhan terhadap standar dan SOP bukan hanya aspek administratif, melainkan instrumen penting dalam menjamin keamanan pangan, higienitas, serta perlindungan kesehatan penerima manfaat.
Baca Juga :
41 SPPG di Tangsel Kena Suspend, Ini Penyebabnya
SPPG ProKids Malang juga menunjukkan penguatan signifikan pada aspek rantai pasok (supply chain). Mereka melibatkan petani lokal untuk memastikan ketersediaan bahan baku segar.
SPPG ProKids juga melibatkan UMKM lokal dalam penyediaan bahan dan layanan pendukung. Serta, mengembangkan lahan hidroponik sebagai bagian dari inovasi kemandirian pangan.
Dudung menyampaikan, pendekatan tersebut tidak hanya menjamin kualitas bahan pangan, tetapi juga memberikan dampak ekonomi langsung bagi masyarakat sekitar.

KSP Dudung Abudrachman mengecek langsung kondisi makanan di SPPG ProKids Kota Malang. Foto: Istimewa.
Selain itu, SPPG ProKids diperkuat chef berpengalaman yang bekerja erat dengan ahli gizi dalam memastikan pemenuhan standar nutrisi secara konsisten. Inovasi yang dikembangkan antara lain pengolahan protein berbasis nabati difermentasi, kreasi menu dengan cita rasa menyerupai daging (ayam dan sapi), serta penyajian yang tetap memperhatikan preferensi rasa anak.
Pendekatan ini menjadi solusi inovatif dalam menjaga keseimbangan antara nilai gizi, keberlanjutan, dan penerimaan konsumsi oleh penerima manfaat.
Dalam kesempatan tersebut, Dudung juga meninjau langsung sistem teknologi informasi yang digunakan dalam operasional SPPG. Di antaranya, teknologi tracking distribusi makanan secara real-time, monitoring rantai pasok (supply chain tracking), dan pemantauan pemenuhan gizi berbasis data.
SPPG ProKids juga menerapkan inovasi seperti Smart Trace Box. Teknologi itu memungkinkan pengawasan menyeluruh terhadap alur pangan, mulai dari produksi hingga distribusi kepada penerima manfaat.
Dudung menegaskan akan terus melakukan pengawalan melalui monitoring, evaluasi, dan koordinasi lintas kementerian lembaga. Hal itu untuk memastikan seluruh kendala di lapangan dapat segera diatasi.
Selain itu, Dudung mengapresiasi seluruh pengelola, tenaga gizi, relawan, dan mitra yang telah menunjukkan dedikasi tinggi dalam pelaksanaan program. Menurut dia, SPPG ProKids Malang diharapkan dapat menjadi model nasional dalam memperkuat implementasi Program MBG sebagai fondasi pembangunan sumber daya manusia menuju Indonesia Emas 2045.
Dalam kunjungan ini, Dudung Plt. Deputi III KSP Yan Hiksas, Tenaga Ahli Utama KSP Lindsey Afsari Puteri, dan jajaran Staf Khusus KSP dan Tenaga Ahli lainnya.