Kepala Kanwil Kementan Riau Defizon saat menyambut kedatangan jamaah haji asal Riau pada kedatangan pertama pada 6 Juni lalu di Bandara Hang Nadim Batam. ANTARA/HO-Kanwil Kemenhaj Riau
2.211 Haji Asal Riau Tiba di Tanah Air
Whisnu Mardiansyah • 10 June 2026 10:51
Pekanbaru: Sebanyak 2.211 jemaah haji asal Provinsi Riau telah kembali ke Tanah Air. Jumlah tersebut terdiri atas 2.178 jemaah haji, 10 Petugas Haji Daerah (PHD), tiga pembimbing Kelompok Bimbingan Ibadah Haji dan Umrah (KBIHU), serta 20 petugas kelompok terbang (kloter).
Kepala Kantor Wilayah Kementerian Haji dan Umrah Provinsi Riau, Defizon, mengatakan kloter terakhir yang tiba adalah BTH-07. Rombongan tersebut mendarat dengan selamat di Bandara Internasional Hang Nadim Batam pada Selasa, 9 Juni 2026, pukul 00.30 WIB. Menurut dia, proses pemulangan jemaah haji Kloter BTH-07 berlangsung aman, lancar, dan sesuai jadwal.
"Alhamdulillah, jemaah haji Kloter BTH-07 telah tiba dengan selamat di Debarkasi Batam. Kami bersyukur seluruh proses perjalanan dari Tanah Suci hingga kembali ke tanah air berjalan dengan baik. Semoga seluruh jemaah senantiasa diberikan kesehatan dan memperoleh predikat haji yang mabrur," kata Defizon di Pekanbaru, seperti dilansir Antara, Rabu, 10 Juni 2026,
Defizon menjelaskan, Kloter BTH-07 terdiri atas 437 jemaah haji, dua PHD, dan empat petugas kloter. Dengan demikian, total yang tiba bersama kloter ini berjumlah 443 orang. Pada proses pemulangan, terdapat sejumlah perubahan susunan penumpang akibat penyesuaian kloter.
Tercatat satu jemaah haji mutasi masuk atau kembali ke kloter asal, yaitu Abdul Hamid asal Kabupaten Indragiri Hilir. Saat keberangkatan, ia tergabung dalam Kloter BTH-18. Selain itu, sebanyak 45 jemaah haji mutasi keluar menuju Kloter BTH-06 untuk kembali ke kloter asal masing-masing. Seorang jemaah lain atas nama Roni Ansari juga dipindahkan ke Kloter BTH-06.
Dikatakannya, mutasi kloter merupakan hal yang lazim dalam operasional penyelenggaraan ibadah haji. Langkah ini dilakukan untuk menyesuaikan kebutuhan layanan serta kondisi jemaah selama berada di Arab Saudi hingga proses pemulangan.

Ibadah haji/Metro TV/Misbahol
"Kami terus berkoordinasi dengan seluruh petugas embarkasi dan debarkasi agar pelayanan kepada jemaah tetap optimal. Mutasi kloter dilakukan sesuai ketentuan yang berlaku dan telah ditangani dengan baik sehingga tidak mengganggu kenyamanan maupun keselamatan jemaah," jelasnya.
Defizon juga mengimbau para jemaah yang telah kembali ke tanah air agar tetap menjaga kesehatan setelah menjalani rangkaian ibadah haji yang cukup panjang dan menguras tenaga.