Program MBG dan Kopdes Merah Putih Gerakkan Ekonomi Desa

Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun. Foto: ANTARA/HO-DPR RI.

Program MBG dan Kopdes Merah Putih Gerakkan Ekonomi Desa

Fachri Audhia Hafiez • 1 March 2026 15:14

Jakarta: Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk mendukung penuh dua program andalan pemerintahan Presiden Prabowo Subianto, yakni Koperasi Desa (Kopdes) Merah Putih dan Makan Bergizi Gratis (MBG). Kedua program tersebut diyakini menjadi pilar utama dalam memperkuat stabilitas ekonomi nasional sekaligus menyiapkan kualitas generasi penerus bangsa.

"Generasi masa depan Indonesia harus dibekali dengan gizi yang cukup agar mampu bersaing dengan negara-negara tetangga maupun negara maju. Kita tidak boleh kalah dalam menyiapkan kualitas generasi penerus bangsa," ujar Misbakhun dikutip dari Antara, Minggu, 1 Maret 2026.
 


Misbakhun menjelaskan bahwa alokasi anggaran untuk program MBG pada tahun 2026 mencapai sekitar Rp350 triliun. Anggaran fantastis ini ia sebut bukan sekadar belanja negara, melainkan investasi jangka panjang untuk memastikan anak sekolah, santri, hingga ibu hamil mendapatkan nutrisi yang layak. 

Terkait adanya kritik, ia meminta agar masukan yang diberikan bersifat membangun demi penyempurnaan program yang masih baru ini. "Yang penting, tujuan mulianya jangan dirusak. Kritik boleh, tetapi harus konstruktif," tegas legislator dari Fraksi Golkar tersebut.

Dalam pertemuan di Kecamatan Pajarakan, Gending, dan Leces, Misbakhun juga menepis isu bahwa anggaran MBG menggerus dana pendidikan. Menurutnya, negara tetap memberikan peluang setara bagi seluruh anak Indonesia untuk mengakses pendidikan tanpa memandang latar belakang ekonomi. 

Ia pun berkomitmen membawa setiap aspirasi dari desa untuk memastikan pelaksanaan program di lapangan berjalan tepat sasaran. "Setiap masukan dari desa akan saya perjuangkan. Program pemerintah tidak hanya harus kuat di konsep, tetapi juga tepat dalam pelaksanaan," ucap Misbakhun.


Ketua Komisi XI DPR Mukhamad Misbakhun (tengah). Foto: Dok. Istimewa.

Selain fokus pada gizi, Misbakhun memaparkan peran strategis Kopdes Merah Putih sebagai motor penggerak ekonomi di tingkat akar rumput. Program ini melibatkan jaringan perbankan Himbara seperti BRI, Mandiri, dan BTN untuk mendukung ketersediaan kebutuhan pokok hingga sarana produksi pertanian di desa.

"Koperasi Desa Merah Putih ini kita harapkan menjadi pusat aktivitas ekonomi desa. Jadi, kebutuhan pokok, sarana produksi pertanian hingga produk UMKM bisa berputar di desa sendiri. Kalau ekonomi desa bergerak, pertumbuhan nasional ikut terdorong," kata Misbakhun.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Fachri Audhia Hafiez)