Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan 143,91 Juta Orang, Terbesar dari Jawa Barat

Menteri Perhubungan (Menhub) Dudy Purwagandhy. Foto: Metrotvnews.com/Fachri

Pemudik Lebaran 2026 Diperkirakan 143,91 Juta Orang, Terbesar dari Jawa Barat

Media Indonesia • 25 February 2026 17:43

Jakarta: Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menyebut prakiraan total pergerakan masyarakat selama masa Angkutan Lebaran 2026 adalah sebesar 50,60 persen penduduk atau 143,91 juta orang. Hal itu berdasarkan hasil survei nasional yang dilakukan Badan Kebijakan Transportasi (BKT).

Kemenhub memprediksi pada penyelenggaraan Angkutan Lebaran 2026, pergerakan terbesar pemudik berasal dari Jawa Barat sebanyak 30,97 juta orang. Kemudian, diikuti DKI Jakarta (19,93 juta) dan Jawa Timur (17,12 juta).

Sedangkan dari sisi tujuan, arus terbesar mengarah ke Jawa Tengah sebesar 38,71 juta orang. Lalu, disusul Jawa Timur (27,29 juta) dan Jawa Barat (25,09 juta).

“Hal inilah yang menjadi dasar kita bersama untuk tetap menyiapkan Angkutan Lebaran 2026 secara komprehensif,” kata Menteri Perhubungan Dudy Purwagandhi dikuti dari Media Indonesia, Rabu, 25 Februari 2026.

Berdasarkan hasil survei yang sama, Kemenhub mencatat moda transportasi yang akan paling dominan digunakan adalah mobil pribadi sebesar 76,24 juta orang. Kemudian disusul sepeda motor (24,08 juta orang), dan bus (23,34 juta orang).

Untuk jalur yang digunakan, mayoritas pengguna mobil memilih jalan tol sebesar 50,63 juta orang. Setelah itu pengguna sepeda motor mayoritas memilih jalur alternatif selain jalur utama yaitu sebesar 8,65 juta orang.

“Kami mengimbau masyarakat untuk menggunakan transportasi umum, guna meningkatkan keselamatan, mengurangi kemacetan, serta menekan risiko kecelakaan karena mobilitas tinggi selama Lebaran,” pesan Dudy.

Kemenhub telah mempersiapkan sarana dan prasarana transportasi pendukung angkutan Lebaran 2026. Transportasi darat dipersiapkan 31 ribu unit bus dengan kapasitas angkut 1,25 juta penumpang. 

Kemudian transportasi laut 829 unit kapal dengan kapasitas angkut 3,26 juta penumpang, dan prasarana sebanyak 636 pelabuhan laut. Adapun transportasi penyeberangan dipersiapkan sebanyak 255 unit kapal dengan kapasitas angkut 6,15 juta penumpang dan 770 ribu kendaraan melalui 15 lintas penyeberangan dan 29 pelabuhan. 

Ilustrasi. Foto: Medcom.id.

Lalu transportasi udara dipersiapkan 392 unit pesawat (serviceable) dengan 257 bandar udara. Transportasi kereta api dipersiapkan 3.821 unit sarana dengan prasarana sebanyak 668 stasiun.

Seperti tahun sebelumnya, pemerintah kembali memberikan diskon tarif transportasi kepada masyarakat, di antaranya diskon penyeberangan sebesar 100% untuk tarif jasa kepelabuhanan atau setara 21,9% dari tiket terpadu, pada periode 12-31 Maret 2026 (selama 20 hari).

Kemudian diskon angkutan laut sebesar 30% untuk seluruh trayek kapal PSO PELNI kelas ekonomi, pada periode 11 Maret-5 April 2026 (selama 26 hari); diskon kereta api sebesar 30% untuk tiket ekonomi pada periode 14-29 Maret 2026 (selama 16 hari).

Ada juga diskon angkutan udara 17-18%, berlaku tiket ekonomi dengan rute penerbangan domestik pada periode 14-29 Maret 2026 (selama 16 hari) untuk pembelian tiket mulai tanggal 10 Februari 2026.  

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Anggi Tondi)