Nicolas Maduro Tiba di New York, Masa Depan Venezuela Masih Tak Jelas

Nicolas Maduro tiba di New York, Amerika Serikat pada Sabtu malam, 3 Januari 2026. (X/White House Rapid Response 47)

Nicolas Maduro Tiba di New York, Masa Depan Venezuela Masih Tak Jelas

Willy Haryono • 4 January 2026 16:41

New York: Presiden Venezuela Nicolas Maduro tiba di Amerika Serikat (AS) pada Sabtu malam waktu setempat dan dibawa ke Metropolitan Detention Center, New York, untuk menunggu proses persidangan atas dakwaan narkoterorisme.

Dilansir dari Euronews, Minggu, 4 Januari 2026, Maduro mendarat di sebuah bandara kecil di New York setelah operasi militer dini hari yang mengekstraksi dirinya dan sang istri, Cilia Flores, dari rumah mereka di sebuah pangkalan militer di Caracas. Pemerintah Venezuela menyebut operasi AS tersebut sebagai tindakan “imperialis."

Operasi yang diberi sandi “Absolute Resolve” itu diikuti pernyataan Presiden AS Donald Trump bahwa AS akan “mengelola” Venezuela hingga terjadi transisi yang “aman," sekaligus mengambil alih kendali atas cadangan minyak negara tersebut.

Langkah ini menutup kampanye tekanan intensif pemerintahan Trump terhadap Maduro yang disertai perencanaan rahasia berbulan-bulan. Operasi tersebut dinilai sebagai tindakan Amerika paling tegas untuk mendorong perubahan rezim sejak invasi Irak pada 2003.

Wakil Presiden Venezuela Delcy Rodríguez menuntut Amerika Serikat membebaskan Maduro dan menyebutnya sebagai pemimpin sah Venezuela. Rodríguez mengatakan sejumlah warga sipil Venezuela dan personel militer tewas dalam operasi tersebut, meski tidak merinci jumlahnya. Trump menyatakan ada personel AS yang terluka, namun tidak ada korban tewas di pihak Amerika.

Warga Venezuela Diliputi Ketidakpastian

Trump tidak menyebutkan siapa yang akan memimpin Venezuela selanjutnya, namun tampak menutup kemungkinan bekerja sama dengan pemimpin oposisi sekaligus peraih Nobel Perdamaian María Corina Machado, dengan alasan kurangnya dukungan domestik.

Delcy Rodríguez, yang berada dalam urutan berikutnya dalam garis suksesi presiden, telah menjabat wakil presiden sejak 2018 dan mengawasi perekonomian Venezuela yang bergantung pada minyak serta badan intelijen negara.

Pada Sabtu, Mahkamah Agung Venezuela memerintahkan Rodríguez untuk mengambil peran sebagai presiden sementara.

Trump mengindikasikan bahwa Rodríguez telah dilantik sebagai presiden Venezuela sesuai mekanisme alih kekuasaan yang diatur konstitusi.

Baca juga:  Operasi Absolute Resolve, Cara AS Tangkap Presiden Venezuela Nicolas Maduro

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(Willy Haryono)