Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peresmian Bord of Peace (BoP). Foto: Setrpres.
Presiden Prabowo Undang Ormas Islam ke Istana Diskusikan Soal BoP
Anggi Tondi Martaon • 3 February 2026 11:11
Jakarta: Presiden Prabowo Subianto disebut mengundang perwakilan sejumlah organisasi masyarakat (ormas) Islam ke Istana Kepresidenan, Selasa, 3 Februari 2026. Undangan itu disampaikan untuk mendiskusikan keanggotaan Indonesia dalam Dewan Perdamaian/Board of Peace (BoP) Gaza.
Sejumlah ormas yang diundang yaitu Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU), Muhammadiyah dan MUI. Wakil Ketua Umum Majelis Ulama Indonesia (MUI) KH Cholil Nafis membenarkan undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo hari ini.
"Ya saya juga diundang siang ini. Yang sampai ke saya (informasinya agenda pertemuan diskusi) tentang BoP," kata Cholil dikutip dari Antara, Selasa, 3 Februari 2026.
Sementara itu, Sekretaris Jenderal (Sekjen) PBNU Saifullah Yusuf (Gus Ipul), juga membenarkan undangan terkait pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana. Menteri Sosial (Mensos) itu menyampaikan, diskusi bakal berlangsung siang ini.
"Iya benar ada agenda tersebut jam 14.00 WIB," kata Gus Ipul.
"Dari Muhammadiyah akan hadir Prof. Syafiq Mughni dan saya," kata Mu'ti.
Dewan Perdamaian Gaza resmi diluncurkan pada sela-sela acara World Economic Forum (WEF) 2026 di Davos, Swiss, pada 22 Januari 2026. Peluncuran Board of Peace dipimpin oleh Presiden Amerika Serikat Donald Trump Jr., dan dihadiri oleh sejumlah pemimpin negara anggota termasuk Presiden Prabowo Subianto.
.jpg)
Presiden Prabowo Subianto saat menghadiri peresmian Bord of Peace (BoP). Foto: Setrpres.
Dalam acara tersebut, Presiden Prabowo turut menjadi salah satu pemimpin negara yang menandatangani piagam pembentukan BoP Gaza. "Saya kira ini kesempatan bersejarah. Ini kesempatan bersejarah. Ini benar-benar peluang untuk mencapai perdamaian di Gaza," kata Presiden Prabowo.
"Yang jelas, penderitaan rakyat di Gaza sudah berkurang, sangat berkurang. Bantuan-bantuan kemanusiaan begitu besar, begitu deras masuk. Saya sangat berharap, dan Indonesia siap ikut serta," imbuh Presiden Prabowo.
Menurut RI 1, negara-negara yang tergabung dalam Dewan Perdamaian adalah mereka yang ingin membantu rakyat Palestina di Gaza. Negara-negara itu juga mereka yang menghendaki adanya perdamaian di Gaza.
"Siapa yang ingin perdamaian (ada, red.) di situ, siapa yang ingin bantu rakyat Gaza, rakyat Palestina (ada di dewan tersebut, red.)," ujar Presiden Prabowo menjawab pertanyaan wartawan.
Selain Indonesia, negara-negara lain yang juga menandatangani piagam Dewan Perdamaian itu, antara lain Hungaria, Bahrain, Maroko, Argentina, Armenia, Azerbaijan, Belgia, Bulgaria, Mesir, Jordania, Kazakhstan, Republik Kosovo, Mongolia, Pakistan, Paraguay, Qatar, Arab Saudi, Turki, Uni Emirat Arab (UAE), dan Uzbekistan.