Ribuan titik gempa susulan terjadi di NTT, pascagempa utama pada 15 Agustus 2026. (DOK: BMKG)
Update BMKG: 4.256 Gempa Susulan Guncang NTT
Lukman Diah Sari • 21 August 2026 07:11
Jakarta: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) memperbarui informasi jumlah gempa susulan di Nusa Tenggara Timur (NTT) pascagempa utama magnitudo (M) 7,7 pada Sabtu, 15 Agustus 2026. BMKG mengungkapkan per Jumat, 21 Agustus 2026, pukul 05.00 WIB, telah terjadi lebih dari 4 ribu kali gempa susulan.
"Total gempa bumi susulan 4.256," kata BMKG dalam akun resmi, Jumat, 21 Agustus 2026.
Baca Juga :
-
Total gempa susulan: 4.256 kali.
-
Magnitudo terbesar: M 6,2.
-
Magnitudo terkecil: M 1,1.
-
Gempa bermagnitudo di atas 5: 31 kali.
-
Gempa yang guncangannya dirasakan: 118 kali.
.jpg)
Warga melintas di samping bangunan rumah yang roboh akibat gempa bumi magnitudo 7,7 di Pulau Palue, Kabupaten Sikka, NTT. ANTARA FOTO/Mega Tokan/wsj.
BMKG memperkirakan aktivitas gempa susulan mencapai tiga hingga empat minggu untuk meluruh. Penurunan frekuensi gempa berlangsung lama karena gempa utamanya cukup besar.
“Karena ini gempanya cukup besar, 7,7 magnitudo, jadi peluruhannya memerlukan waktu kurang lebih tiga sampai empat minggu ke depan,” kata Kepala BMKG Teuku Faisal Fathani di Jakarta, dilansir dari Antara, Rabu, 19 Agustus 2026.