Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan (Menko Polkam) Djamari Chaniago (tengah). Foto: ANTARA FOTO/Dhemas Reviyanto/nz.
Menkopolkam Tegaskan Penggagalan Penyelundupan 2,6 Ton Sabu Wujud Kehadiran Negara
Siti Yona Hukmana • 21 August 2026 16:32
Jakarta: Badan Narkotika Nasional (BNN) menggagalkan penyelundupan 2,6 ton sabu cair. Menteri Koordinator bidang Politik dan Keamanan Jenderal TNI (Purn) Djamari Chaniago mengapresiasi hal itu.
"Hal paling penting adalah ini bukti negara hadir di seluruh wilayah tanah air di mana diperlukan," kata Djamari, Jumat, 21 Agustus 2026.
"Jadi ini dua kali lipat dari itu, 2,6 ton. Capaian ini adalah bukti nyata bahwa pekerjaan sebesar apapun mana kala kita kerjakaan bersama-sama akan bisa kita selesaikan. Pemberantasan narkoba tercantum dalam asta cita Presiden kita, pemerintahan kita, dan ini buktinya," ujar Djamari.
Menurutnya, hal ini bisa dicapai karena dua hal. Yakni kebersamaan dalam melakasanakan tugas. Sebab, kata Djamari, kebersamaan mutlak diperlukan, tidak ada satu pekerjaan diselesaikan satu bagian, tapi harus dilakukan bersama-sama.
"Bahkan ini dilakukan sejak dalam perencanaan, bahkan mungkin sebelum tahap perencanaan, penjajakan mungkin dilakukan bersama-sama di tim yang kita hadapi sekarang ini," ungkap Menkopolkam.

Kepala BNN Suyudi Ario Seto. Foto: tangkapan layar YouTube Metro TV.
Sebelumnya, BNN menggagalkan upaya penyelundupan 2,6 ton sabu cair di perairan Karimun, Kepulauan Riau. Barang haram tersebut diselundupkan menggunakan kapal asing.
Kepala BNN Suyudi Ario Seto, mengatakan temuan narkotika cair tersebut terungkap setelah tim gabungan memeriksa salah satu awak kapal. Serta menemukan cairan mencurigakan dari ruang rahasia di salah satu kontainer.
"Cairan tersebut positif metamfetamin atau sabu cair," kata Seto, dikutip dari Breaking News Metro TV, Jumat, 21 Agustus 2026.