Israel masih tetap serang Gaza dan langgar gencatan senjata. Foto: Anadolu
Langgar Gencatan, Serangan Udara Israel Tewaskan 12 Warga Palestina di Gaza
Fajar Nugraha • 16 February 2026 10:52
Gaza: Otoritas Pertahanan Sipil, mengatakan pada Minggu, 15 Februari, sedikitnya 12 warga Palestina tewas dan sejumlah lainnya luka-luka akibat serangkaian serangan udara Israel di Jalur Gaza.
Otoritas tersebut mengatakan insiden ini merupakan pelanggaran terbaru terhadap kesepakatan gencatan senjata yang ditandatangani pada 10 Oktober lalu.
Lembaga tersebut melaporkan bahwa para korban tewas akibat pemboman yang berlangsung di berbagai titik di wilayah kantung tersebut sejak Subuh. Serangan menyasar beberapa lokasi strategis mulai dari wilayah utara hingga selatan Gaza.
Berdasarkan data dari sumber medis, lima orang tewas akibat serangan udara yang menyasar sekelompok warga sipil di wilayah barat daya, sementara empat orang tewas setelah drone menyerang tenda pengungsian di area Al-Faluja. Selain itu, satu orang tewas dalam serangan di dekat University College, area Tal al-Hawa dan satu orang tewas dan tiga lainnya luka-luka dalam serangan di dekat bundaran barat wilayah tersebut.
Pihak berwenang belum memberikan rincian mengenai kronologi tewasnya korban ke-12. Selain serangan udara, tentara Israel dilaporkan melakukan penghancuran rumah-rumah warga secara besar-besaran di timur laut kamp pengungsi Jabalia yang disertai tembakan artileri berat.
Kesepakatan gencatan senjata 10 Oktober sebenarnya dimaksudkan untuk mengakhiri perang dua tahun yang meletus sejak Oktober 2023. Perang tersebut telah menghancurkan 90 persen infrastruktur sipil dengan estimasi biaya rekonstruksi dari PBB mencapai USD70 miliar sekitar Rp1.100 triliun.
Lebih dari 72.000 warga tewas dan 171.000 lainnya luka-luka selama perang dua tahun. Meski status resmi sedang damai, Kementerian Kesehatan Gaza mencatat sedikitnya 601 warga Palestina telah tewas dan lebih dari 1.600 lainnya terluka akibat serangan Israel sejak kesepakatan tersebut ditandatangani.
(Kelvin Yurcel)