3 Calon Jemaah Haji Sakit Dievakuasi dari Madinah ke Mekah

Calon jemaah haji asal Indonesia dievakuasi ke Mekah. Foto: Media Center Haji 2026.

3 Calon Jemaah Haji Sakit Dievakuasi dari Madinah ke Mekah

Akmal Fauzi • 1 May 2026 15:44

Jakarta: Tim Kesehatan Daerah Kerja (Daker) Madinah mengevakuasi tiga calon jemaah haji Indonesia yang sakit menuju Mekah. Proses evakuasi dilakukan menggunakan ambulans Klinik Kesehatan Haji Indonesia (KKHI)  dengan pengawalan medis ketat.

Kepala Seksi Kesehatan Daker Madinah, dr. Enny Nuryanti, menjelaskan bahwa ketiga calon jemaah haji tersebut sebelumnya menjalani perawatan intensif di Rumah Sakit Arab Saudi (RSAS). Setelah dinyatakan stabil dan diperbolehkan keluar dari rumah sakit, rombongan kloter mereka sudah menuju ke Mekah.

“Malam ini kami memberangkatkan tiga jemaah dengan satu pendamping menggunakan ambulans KKHI dari Madinah ke KKHI Makkah,” kata dr. Enny, Kamis, 30 April 2026, malam.
 

Untuk memastikan keamanan selama 4 hingga 6 jam perjalanan, ambulans tersebut didampingi oleh satu dokter dan satu perawat. Ketiga calon jemaah haji dinyatakan dalam kondisi transportable atau aman untuk dipindahkan secara medis.

Identitas ketiga calon jemaah haji tersebut adalah:
  1. JT (Kloter KJT 1) – Pasca rawat inap di RS King Fahd.
  2. SDD (Kloter KJT 1) – Pasca rawat inap di RS Saudi German.
  3. UBS (Kloter KNO 01) – Pasca rawat inap di RS King Fahd.

Secara medis, dua calon jemaah haji merupakan pasien Diabetes Melitus (DM) pasca tindakan debridement (pembersihan luka) di kaki, sementara satu calon jemaah haji lainnya merupakan pasien Penyakit Paru Obstruksi Kronis (PPOK) yang kondisinya sudah stabil.

Terdapat penanganan khusus dalam evakuasi kali ini. Ambulans dijadwalkan singgah sejenak di Bir Ali (Miqat) agar para calon jemaah haji dapat melakukan niat ihram untuk umrah wajib. Karena kondisi fisik yang masih lemah, proses niat ihram akan dipandu oleh petugas tanpa mengharuskan calon jemaah haji turun dari mobil.

“Setelah tiba di Mekah, nanti KKHI Mekah yang akan mendistribusikan mereka ke kloter masing-masing. Umrahnya kemungkinan akan dilakukan dengan kursi roda atau golf car,” tambah dr. Enny.


Jemaah haji di Kabbah. Foto: Media Center Haji 2026

Selain kelengkapan dokumen seperti paspor, visa, dan kartu Nusuk, tim medis juga telah menyiapkan cadangan obat-obatan serta bekal makanan untuk menjamin kenyamanan calon jemaah haji selama di perjalanan.

Hingga saat ini, tercatat masih ada sekitar 48 jemaah haji Indonesia yang menjalani perawatan di berbagai Rumah Sakit Arab Saudi. Tim kesehatan terus berupaya maksimal agar para jemaah segera pulih dan dapat bergabung kembali dengan kloternya sebelum memasuki fase puncak haji di Armuzna.

Jangan lupa ikuti update berita lainnya dan follow  akun
Google News Metrotvnews.com
(M Sholahadhin Azhar)