KAI Daop 3 Cirebon Catat 308 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah

Penumpang saat menunggu kereta di Stasiun Cirebon. Metrotvnews.com/ Ahmad Rofahan

KAI Daop 3 Cirebon Catat 308 Ribu Penumpang Selama Libur Sekolah

Ahmad Rofahan • 16 July 2026 16:10

Cirebon: Masa libur sekolah mendorong peningkatan mobilitas masyarakat menggunakan kereta api. PT Kereta Api Indonesia (Persero) Daerah Operasi (Daop) 3 Cirebon mencatat 308.752 penumpang melakukan perjalanan melalui wilayah tersebut selama periode liburan sekolah 22 Juni hingga 12 Juli 2026.

Manager Humas KAI Daop 3 Cirebon, Muhibbuddin, mengatakan sebanyak 154.809 penumpang berangkat dari berbagai stasiun di wilayah Daop 3 Cirebon dengan rata-rata 7.371 penumpang per hari. Sementara jumlah penumpang yang tiba mencapai 153.943 orang atau rata-rata 7.330 penumpang setiap hari.

"Lonjakan jumlah pelanggan terjadi selama masa liburan sekolah. Selain itu, adanya promo diskon tarif sebesar 30 persen untuk kereta api kelas ekonomi non-subsidi juga menjadi salah satu faktor meningkatnya minat masyarakat menggunakan transportasi kereta api," ujar Muhibbuddin, Kamis, 16 Juli 2026.
 


Stasiun Cirebon menjadi stasiun dengan aktivitas penumpang tertinggi. Tercatat sebanyak 65.071 penumpang berangkat dari stasiun ini atau rata-rata 3.098 orang per hari, disusul Stasiun Cirebonprujakan dengan 23.933 penumpang atau sekitar 1.139 orang per hari.

Sementara untuk arus kedatangan, Stasiun Cirebon menerima 66.325 penumpang, dengan rata-rata 3.158 orang setiap hari. Sedangkan Stasiun Cirebonprujakan mencatat 23.830 penumpang atau rata-rata 1.134 penumpang per hari.

Selain jumlah penumpang yang naik dan turun di wilayah Daop 3 Cirebon, tingkat okupansi kereta api yang dikelola Daop 3 Cirebon juga meningkat signifikan. Dari 100.740 kursi yang tersedia untuk tujuh perjalanan selama periode liburan, tiket yang terjual mencapai 120.779 atau tingkat okupansi sebesar 118,5 persen.

Menurut Muhibbuddin, tingginya angka tersebut menunjukkan semakin besarnya kepercayaan masyarakat terhadap layanan transportasi kereta api yang dinilai aman, nyaman, dan tepat waktu.

Ia mengimbau masyarakat yang hendak bepergian dengan kereta api agar merencanakan perjalanan sejak awal. Pembelian tiket juga disarankan dilakukan melalui aplikasi Access by KAI atau kanal resmi lainnya untuk memastikan ketersediaan tiket.


Penumpang saat menunggu kereta di Stasiun Cirebon. Metrotvnews.com/ Ahmad Rofahan


Selain itu, KAI kini juga memberikan kemudahan bagi pelanggan yang memiliki kebutuhan perjalanan mendadak. Tiket kereta api antarkota dapat dibeli hingga 30 menit sebelum jadwal keberangkatan melalui aplikasi Access by KAI.

"Dengan kebijakan ini, pelanggan memiliki fleksibilitas lebih besar untuk melakukan perjalanan secara mendadak tanpa harus khawatir kesulitan mendapatkan tiket," jelasnya.

Di sisi lain, KAI Daop 3 Cirebon juga terus mendorong pemanfaatan teknologi face recognition yang telah tersedia di Stasiun Cirebon dan Stasiun Cirebonprujakan. Fasilitas tersebut memungkinkan pelanggan melakukan proses boarding lebih cepat tanpa menunjukkan tiket maupun kartu identitas.

"Kami mengajak pelanggan memanfaatkan layanan face recognition karena dapat memangkas antrean saat boarding. Registrasi dapat dilakukan melalui aplikasi Access by KAI maupun dibantu langsung oleh petugas di stasiun," ungkap Muhibbuddin.

(Silvana Febiari)