Ilustrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG). Foto: MI.
Cakupan CKG di Jakpus Capai 274.925 Peserta
Anggi Tondi Martaon • 16 July 2026 17:50
Jakarta: Sebanyak 274.925 warga Jakarta Pusat telah memanfaatkan program Cek Kesehatan Gratis (CKG) mencapai 26,58 persen hingga 15 Juli 2026. Persentase tersebut telah memenuhi target triwulan II yang ditetapkan dalam pelaksanaan program CKG.
"Berdasarkan data per 15 Juli 2026 pukul 17.00 WIB, capaian CKG Jakarta Pusat sebesar 26,58 persen dengan total masyarakat yang sudah mendapatkan pelayanan CKG sebanyak 274.925 orang. Secara umum Jakarta Pusat sudah mencapai target TW II ini," kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat, Ilmi Tri Indiarto dikutip dari Antara, Kamis, 16 Juli 2026.
Ilmi menjelaskan, capaian tertinggi tercatat di Puskesmas Kecamatan Cempaka Putih. Angkanya mencapai 27,97 persen.
Sementara itu, cakupan pelayanan di wilayah Puskesmas Kecamatan Johar Baru masih terus ditingkatkan. Saat ini, CKG di Puskesman Johar Baru mencapai 24,78 persen.
Baca Juga :
CKG di Jaktim Terintegrasi dengan Skrining TBC
Untuk meningkatkan partisipasi masyarakat, Suku Dinas Kesehatan Jakarta Pusat menyiapkan sejumlah strategi. Di antaranya, sosialisasi program CKG bagi anak sekolah, kerja sama dengan kementerian dan lembaga, pelaksanaan layanan di perusahaan maupun perkantoran, serta menjangkau masyarakat melalui berbagai kegiatan publik.
"Strategi meningkatkan partisipasi warga ke depan dilakukan melalui sosialisasi CKG untuk anak sekolah, bekerja sama dengan berbagai pihak dan sejumlah kegiatan seperti car free day, perayaan Imlek, dan kegiatan lainnya," sebut Ilmi.
.jpg)
Ilustrasi Cek Kesehatan Gratis (CKG). Foto: Istimewa.
Ia berharap perluasan jangkauan layanan tersebut dapat meningkatkan kesadaran masyarakat untuk melakukan pemeriksaan kesehatan secara berkala sehingga faktor risiko penyakit dapat dideteksi lebih dini.
Program CKG merupakan salah satu upaya pemerintah untuk meningkatkan deteksi dini faktor risiko penyakit sekaligus memperkuat layanan promotif dan preventif di tengah masyarakat. Di Jakarta Pusat, layanan tersebut dilaksanakan melalui jaringan puskesmas dan fasilitas pelayanan kesehatan yang bekerja sama dengan pemerintah.