Kobaran api di lokasi serangan AS di Iran. (Anadolu Agency)
Masuki Malam ke-11, AS Lanjutkan Serangan ke Target Militer Iran
Muhammad Reyhansyah • 22 July 2026 15:07
Washington: Komando Pusat Amerika Serikat (CENTCOM) menyatakan militer AS telah melancarkan serangan terhadap sasaran militer Iran selama 11 malam berturut-turut.
Dalam pernyataannya pada Selasa, 21 Juli 2026, CENTCOM mengatakan serangan terbaru menyasar pusat operasi militer, kemampuan maritim, hanggar pesawat, fasilitas penyimpanan pesawat nirawak, serta infrastruktur logistik militer Iran.
Menurut CENTCOM, operasi tersebut bertujuan mengurangi kemampuan Iran untuk mengancam pelayaran komersial di Selat Hormuz.
Dikutip dari Anadolu, CENTCOM juga mengklaim Iran telah menyerang lebih dari 30 kapal dagang yang melintasi jalur pelayaran internasional itu dalam tiga bulan terakhir.
Meski demikian, CENTCOM menyatakan Selat Hormuz masih tetap terbuka bagi pelayaran komersial.
Sejak awal Mei, militer AS mengklaim telah membantu memfasilitasi pelayaran sekitar 900 kapal dagang dan pengiriman sekitar 450 juta barel minyak mentah melalui kawasan tersebut.
Ketegangan di kawasan meningkat sejak AS dan Israel melancarkan operasi militer bersama terhadap Iran pada Februari. Iran kemudian membalas dengan serangan rudal dan pesawat nirawak yang menyasar negara-negara Teluk yang menjadi lokasi aset militer AS.
AS dan Iran sebelumnya menandatangani nota kesepahaman yang dimediasi Pakistan pada Juni untuk mengakhiri konflik dan mencapai kesepakatan damai jangka panjang.
Namun, ketegangan kembali meningkat dalam sepekan terakhir akibat sengketa di Selat Hormuz yang memicu saling serang antara kedua negara.
Baca juga: Trump Tegaskan AS Belum Selesai Serang Iran